Sejumlah Smartphone 4G di Cina Disubsidi Gratis

Guna suksesi pengadopsian layanan 4G pada 2014 mendatang bagi pelanggannya, operator seluler terbesar di Cina, China Mobile menawarkan subsidi hingga 5.580 yuan atau hampir setara 11 juta untuk tiap smartphone 4G yang biasanya dibanderol harga mahal. Dengan subsidi sebesar itu, konsumen di Cina dapat memiliki ponsel 4G secara gratis. Pasalnya, smartphone 4G termahal di Cina sekalipun, umumnya tidak sampai melewati angka 5.580 yuan.
Konsumen Cina bisa memilih satu dari delapan smartphone 4G secara gratis yang disediakan oleh China Mobile. Smartphone tersebut, di antaranya HTC One Max, Galaxy Note II, Sony Xperia SP, dan ZTE U9815. Tentu, penawaran menarik ini, tetap ada syarat dan ketentuan yang berlaku. Demikian dilansir dari Bloomberg.
Di antara delapan perangkat yang ditawarkan tersebut, HTC One Max merupakan yang paling mahal dengan harga mencapai 4.821 yuan (Rp 9,5 juta). Konsumen pun bisa mendapatkan gratis HTC One Max namun dengan syarat, menyepakati kontrak selama dua tahun dan membayar langganan per bulannya sebesar 488 yuan (Rp 950 ribu).
Begitupun juga Xperia SP yang berharaga 2.999 yuan (Rp 3 juta), meski ditawari gratis, tetapi dikenakan berlangganan bulanan 258 yuan (Rp 300 ribu). Sementara Samsung Galaxy Note II berharga 4.201 yuan, bulanannya 388 yuan. Lalu, ponsel vendor lokal ZTE, untuk tipe U9815 dikenakan biaya bulanan 328 yuan (Rp 650 ribu) dari harga aslinya yang mencapai 3.800 yuan (Rp 6,6 juta).
“Tingkat subsidi ini merupakan gelombang pertama penawaran handset 4G dari mid-end hingga high-end. Pada tahun ini, operator seluler biasanya mendorong penawaran lebih serius lagi perangkat high-end, seperti di bulan Desember dan Januari yang merupakan musim saling memberi hadiah. Dan untuk China Mobile, dari sekarang hingga enam bulan ke depan adalah waktu yang penting untuk maju dari pesaingnya untuk mendapatkan pelanggan 4G,” ungkap Nicole Peng, direktur riset Canalys untuk wilayah Cina.
Sistem kontrak yang ditawarkan China Mobile ini tak jauh beda dengan terjadi di beberapa operator di Tanah Air. Mereka menawarkan smartphone gratis, tetapi pelanggannya diminta untuk berlangganan bulanan data atau pulsa selama 12-24 bulan dengan pemakaian biaya minimal yang sudah ditentukan. Bila di tengah jalan tak ingin melanjutkan berlangganan, maka pelanggan dikenakan biaya pemutusan yang setara dengan harga asli smartphone yang dipilihnya itu.












