Twitter Terus Dibombardir Akun Palsu

Author
Ozal
Reading time:
December 1, 2013
twitte

Akun palsu terus merajarela dan menjadi perusak reputasi Twitter di tengah popularitasnya yang makin meningkat. Akun palsu yang telah diprogram menjadi bot itu biasa digunakan untuk mempopuler seseorang, entah itu untuk memperbanyak jumlah follower-nya maupun me-retweet tiap kicauannya.

“Twitter merupakan tempat di mana orang mendapatkan berita. Jika menjadi populer di Twitter dipalsukan oleh bot, orang pun mesti tahu akan hal itu. Kondisi itu bakal merusak kepercayaan,” kata Sherry Trukle, direktur teklogi di MIT Intiative, dilansir dari Wall Street Journal.

Akun palsu tersebut, nyatanya bukan hanya dimanfaatkan oleh tokoh di dunia hiburan saja yang kerap kali menggunakan akun palsu untuk mempopulerkan namanya, namun menjadi alat propoganda politik. Pada 2011 saja, ribuan akun palsu mengacaukan para pengunjuk rasa yang menentang pemerintahan Kremlin melalui kicauannya di Twitter.

Pihak Twitter pun berulang kali menegaskan bahwa pembuatan akun palsu dan jual beli akun sebenarnya sudah dilarang di Twitter. Hanya saja, tidak seperti Facebook, Twitter tidak membatasi penggunanya untuk memiliki lebih dari satu akun. Saat ini, pihaknya masih belum membeberkan, apakah nantinya bakal ada kebijakan pemblokiran akun yang dicurigai palsu atau tidak.

Ini sebenarnya masalah pelik. Kami memiliki sejumlah kendali otomatis dan manul untuk mendeteksi, menandai, dan melakukan interupsi pada akun yang sering menyampah di Twitter,” ujar seorang juru bicara Twitter.

Meski dilarang, keberadaan akun palsu ini malah menjadi sumber penghasilan tersendiri untuk sebagian orang. Salah satunya Jim Vidmar. Ia baru saja membeli 1.000 akun Twitter seharga US$ 58 dari pedagang online di Pakistan dan kemudian, diprogram agar menjadi follower seorang penyanyi rap bernama Dave Murrel. Akun palsu yang dikoordinir Vidmar juga meretweet kicauan Murrel agar popularitasnya di Twitter meningkat.

Pekerjaannya selama enam terakhir ini ialah membeli akun palsu dan memprogramnya menjadi boot di Twitter. Vidmar mengaku, memiliki belasan komputer di rumahnya yang terletak di Las Vegas, Amerika Serikat, Kini, sudah ada 10.000 akun bot yang berada di bawah kendalinya dan melayani sekitar 50 klien.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…

Gaming

April 10, 2026 - 0

Roblox Kembali Dinodai Dengan Kasus Predator Anak di Inggris

Seorang pria berumur 19 tahun di Inggris divonis 28 bulan…
April 10, 2026 - 0

Windrose Umumkan Tanggal Rilis Untuk Early Access

Game petualangan bajak laut open world Windrose yang begitu dinanti…
April 10, 2026 - 0

Castlevania: Belmont’s Curse Tampilkan Gameplay Baru di Event Triple-i Initiative

Konami pamerkan gameplay baru Castlevania: Belmont’s Curse dengan aksi metroidvania…
April 10, 2026 - 0

eFootball Rayakan 1 Miliar Download Dengan Hadirkan “Master League Sprint”

Guna rayakan keberhasilan eFootball menembus 1 miliar download, Konami hadirkan…