AMD Perkenalkan Prosesor Server Berbasis ARM 64bit

Reading time:
January 29, 2014

Hari ini teknologi server mendapatkan terobosan baru dengan masuknya teknologi ARM yang dibawa AMD untuk jajaran prosesor Opteron terbaru miliknya. Ya, prosesor ARM yang biasa kita temui pada device mobile, seperti tablet dan smartphone kini dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan dengan skala yang lebih besar seperti server, namun dengan efisiensi penggunaan daya yang jauh lebih hemat daya.

AMD_ARM

Adalah Prosesor AMD Opteron A-Series dengan kode nama “Seattle” yang menjadi project pertama Opteron berbasis ARM ini. AMD menggunakan basis Quad dan Octa Core ARM Cortex-A57 (4MB L2/8MB L3 Cache) dengan arsitektur 64bit. Fitur lain yang diusungnya antara lain penggunaan soket SODIMM, UDIMM, atau RDIMM yang mendukung memory DDR3 atau DDR4 (ECC), 8 jalur PCI-E Gen 3.0, 8 SATA3 port, 10Gigabit Ethernet port, ARM TrustZone, dan co-processor untuk data kompresi.

developmentkit

 

Dengan prosesor berbasis ARM yang diketahui memiliki basis instruksi berbeda dengan prosesor x86 pada umumnya, AMD mengklaim telah bekerja sama dengan berbagai developer untuk menciptakan ekosistem aplikasi 64-bit yang handal dan optimal. Prosesor server Opteron ini juga sudah memiliki dukungan sistem boot UEFI, OS berbasis Linux seperti Fedora Project dari Red Hat, dan distribusi Linux berbasis komunitas.

Dikatakan Suresh Gopalakrishnan, Corporate Vice President and General Manager of the AMD Server Business Unit, “Kebutuhan data center telah berganti. Perangkat one-size-fits-all approach yang ada membatasi efisiensi dan menyebabkan biaya produksi yang tinggi. AMD Opteron A-Series berbasis ARM terbaru membawa pengalaman dan serangkaian teknologi dari sebuah vendor prosesor server yang sudah terpercaya untuk ekosistem ARM dan menjadi pelengkap dari prosesor server AMD Opteron x86 sebelumnya.”

Prosesor AMD Opteron berbasis ARM ini akan memasuki pasar mulai tahun 2014 ini, dan diramalkan hingga tahun 2019 nanti, prosesor server berbasis ARM ini akan menguasai pasar server hingga 25%, dengan menawarkan efisiensi daya yang lebih baik dibandingkan segmen x86.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…