Aplikasi Bump dan Flock Akan Ditutup Google

Author
Ozal
Reading time:
January 4, 2014
bump

Raksasa internet Google resmi mengumumkan, pihaknya akan menutup dua aplikasi mobile-nya, Bump dan Flock dari peredaran Google Play Store dan Apple App Store pada akhir Januari nanti. Padahal, pengembang dua aplikasi tersebut, Bump Technologies baru saja diakuisisi Google pada September 2013 lalu dengan nilai berkisar US$ 30 juta hingga US$ 60 juta.

“Kami sekarang sedang sangat fokus terhadap proyek-proyek baru kami di Google, dan kami telah memutuskan untuk menghentikan Bump dan Flock,” ujar pendiri sekaligus CEO Bumb yang kini menjadi bagian dari karyawan Google, David Lieb, seperti dilansir dari Times of India.

Kedua aplikasi akan segera hilang di toko aplikasi Android dan iOS pada 31 Januari mendatang. Ini artinya, pengembang tidak akan lagi memberikan update-an kepada penggunanya setelah tanggal tersebut. Parahnya lagi, Google memastikan, pengguna yang telah menginstal kedua aplikasi tersebut setelah Januari berakhir, tidak bisa lagi digunakan dan semua data pengguna dihapus.

Untuk diketahui, Aplikasi Bump memungkinkan dua pengguna smartphone dapat saling berbagi konten hanya dengan menempelkan handset-nya yang sama-sama terpasang aplikasi tersebut. Konten yang dikirimkannya pun bisa berupa fle video, foto, dan dokumen. Sementara itu, Flock merupkan aplikasi yang memungkinkan handset dapat mengenali teman-teman atau keluarga di hasil jepretan foto penggunanya.

Pihaknya memberikan beberapa minggu hingga 31 Januari ke depan agar pengguna aplikasi tersebut mengekspor (back-up) semua data mereka yang tersimpan dan mengikuti segala petunjuk yang ada. Nantinya, pengguna juga akan mendapatkan sebuah e-mail dan link yang berisi foto, video, data konta, dan berbagai data lainnya.

Lieb pun juga memberi ucapan terima kasihnya kepada para pengguna apikasi mereka yang telah memberikan kritikan, feedback, antusiasme, dan dukungan selama bertahun-tahun. “Ini teah membawa makna bagi pekerjaan kami. Dalam banyak hal, Bump merupakan produk revolusioner yang telah menginspirasi banyak kemajuan setelahnya dan membantu mendorong dunia ke depan. Kami berharap, kreasi baru kami di Google akan melakukan hal yang sama juga,” imbuhnya yang masih belum diketahui, proyek seperti apa tengah digarapnya bersama Google.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

March 16, 2026 - 0

Kreator Slitterhead Kembali Kembangkan Game Baru

Bokeh Game Studio perlihatkan tanda tengah mengerjakan proyek game besar…
March 16, 2026 - 0

Kreator ARC Raiders Bagikan Trik Membuat Gamenya Dengan Budget Kecil

Kesuksesan ARC Raiders hingga saat ini menjadi lebih manis untuk…
March 16, 2026 - 0

Square Enix Gelar Pesta Diskon Besar di Steam

Steam berikan kesempatan menarik untuk gamer yang ingin membeli game…
March 16, 2026 - 0

NAKWON: Last Paradise Raih Peak Player 37 Ribu Pemain di Closed Playtest Steam

Game extraction survival bertema zombie NAKWON: Last Paradise mencatat lebih…