Dukungan BlackBerry pada OS 7 Hanya Sampai 2015
Dalam setahun terakir ini, smartphone terbaru baru BlackBerry, sebut saja Z10, Q10, Q5, dan Z30, semuanya hadir dengan dukungan BlackBerry OS 10 (BB10). Selain itu, ponsel pintar keluaran terbaru BlackBerry saat ini difokuskan untuk pasar high-level yang semuanya juga dilengkapi dengan BB10 tersebut. Lantas, bagaimana dengan dukungan BlackBerry terhadap platform yang lebih lawas, BlackBerry OS 7?

Di antara semua ponsel terbaru BlackBerry yang dirilis pada 2013 lalu, hanya Bold 9720 saja yang masih menggunakan sistem operasi BB7. Lantas, pertanyaan pun muncul, akan bertahan sampai kapankah dukungan BlackBerry terhadap OS lawas tersebut. Terlebih, sistem operasi BlackBerry tak seperti Android dan iOS, yakni beberapa ponsel lama masih bisa memperbarui OS hingga paling mutakhir.
Dalam sebuah wawancara ekslusif, dilansir Daily News India, Managing Director BlackBerry India Sunil Lalwani memberikan kepastian tersebut. Ia mengatakan, perusahaannya masih akan mendukung eksistensi BB OS 7, setidaknya sampai Desember 2015 mendatang. Ini artinya, umur BB7 hanya tinggal dua tahun lagi.
“Kita tidak akan melayani pasar entry-level. Dukungan untuk semua BB7 hanya akan sampai Desember 2015. Maka, kita akan menghentikan penjualan perangkat BB yang lebih lawas dan memberikan penawaran penukaran untuk pengguna BB7 yang ada untuk beralih ke platform BB10,” ujar Lalwani.
Kabar ini cukup mengejutkan. Pasalnya, dalam laporan kuartal terbaru beberapa waktu lalu, mantan vendor smartphone tersukses pada 2008-2009 silam tersebut mengalami write-down atau tidak terjualnya produk dan layanannya mencapai US$ 1,6 miliar (US$ 17 triliun). Kebanyakan dari perangkat yang write-down tersebut didominasi oleh produk BB10. BlackBerry pun hanya mampu menjual 4,3 juta unit smartphone. Ironisnya, dari angka tersebut, sebanyak 3,2 juta unit merupakan smartphone BlackBerry dengan platform BB7.
“Pada kuartal terakhir juga, 60 persen dari pendapatan kami berasal dari layanan dan perangkat lunak. Itu menghasilkan margin yang lebih tinggi (dari penjualan handset). Ini sebabnya, tahun ini dan seterusnya, layanan dan perangkat lunak akan menjadi fokus utama BlackBerry,” imbuhnya.














