Hands-on Overclocking APU AMD Kaveri A10-7850K

Reading time:
January 15, 2014

OC Test 1: Cinebench R11.5

Kaveri4500_CBRs
*klik untuk memperbesar*

Berikut ini adalah hasil pencapaian maksimum kami akan benchmark Cinebench R11.5. Skor 4.21 dicapai dengan clockspeed 4500Mhz pada CPU. Pengubahan yang dilakukan di BIOS relatif sederhana, hanya melalui VCore 1.55V dan CPU Multiplier yang memang unlocked dan bisa di-ubah-ubah.

OC Test 2: 3DMark Fire Strike

Screenshot (25)
*klik untuk memperbesar*

Kemudian pada uji kedua yakni 3DMark Fire Strike, kami melakukan setting:

  • CPU Multiplier: 34
  • BCLK : 132 Mhz
  • DRAM Frequency: DDR3-2470 CL10-12-12-31 2T
  • NB Frequency : 1587Mhz
  • GPU Frequency : 950 Mhz (terdeteksi sebagai 720p)
  • VCore : offset  +0.162V (1.5V Real voltage)
  • NB Core Voltage: +0.230 (1.38V Real Voltage)

Dengan setting diatas, kecepatan GPU 950Mhz bisa dijalankan pada 3DMark Fire Strike, dengan skor total 1947. Parameter sistem disini sudah cukup maksimal, hingga pengubahan 1 BCLK lagi akan membuat sistem menolak menjalankan benchmark.

Extreme OC

5500_rigs

Keterbatasan clock yang kami alami saat menggunakan watercooling  membuat kami semakin penasaran, dan langsung mencoba melakukan extreme cooling pada Kaveri. Suhu dimana sistem kami bisa beroperasi dengan maksimal adalah sekitar -50C hingga -60C.

Hasilnya sebagai berikut:

3DMark Fire Strike – 2080

3D_FSs
*klik untuk memperbesar*

Disini, CPU berjalan hanya pada 4500Mhz, namun GPU dipaksa untuk berjalan pada clock 1200Mhz! Memang, belum setinggi clock GPU dari APU Richland/Trinity, tapi setidaknya sudah bisa lebih tinggi dari kecepatan GPU saat menggunakan pendingin normal.

Cinebench R11.5 – 4.71 Pts

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

Clock maksimal yang kami dapat untuk menjalankan Cinebench R11.5 adalah 5Ghz, dan menghasilkan nilai 4.71. Sayangnya, dulu clock 5Ghz ini cukup mudah dijalankan pada Richland, namun pada APU Kaveri yang kami miliki, clock tersebut harus ditebus dengan penggunaan extreme cooling dan VCore sebesar 1.675V!

CPUz-maximum Clock: 5.5Ghz

5500s

Pencarian clockspeed maksimum kami mendapat hasil yang agak aneh, yakni hanya 5.5Ghz. Biasanya APU Richland bisa mencapai kecepatan yang lebih tinggi dengan mudah. Bahkan, di kondisi tertentu bisa mencapai 8Ghz. Pembacaan VCore diatas agak keliru, karena yang benar adalah 1.8V. Meski demikian, kami masih sulit sekali mendapat diatas 5.5Ghz dengan setting ini. Validasi CPU-z dapat Anda lihat disini.

Kesimpulan Sementara

Overclocking AMD APU Kaveri yang kami lakukan saat ini belum mendapat hasil yang maksimal, meski sudah menggunakan bantuan pendingin ekstrim(LN2). Banyak hal yang membuat ini terjadi, misalnya ada setting kami yang belum optimal, BIOS motherboard yang belum disiapkan untuk menghadapi overclocking ekstrim, atau bisa juga memang limitasi clock ini ‘wajar’ karena faktor proses fabrikasi seperti yang kami sebut di awal artikel ini. Pada pendingin udara biasa seperti Noctua NH-C14, ekspektasi clockspeed APU Kaveri akan ada di kisaran 4500Mhz, di voltase 1.5V-an, sedangkan untuk clock GPU-nya sendiri akan ada di kisaran 900Mhz.

Sejujurnya, pencapaian clock yang kami terima agak sedikit dibawah ekspektasi, karena kami mengharap setidaknya APU Kaveri bisa mencapai tingkat overclockability seperti APU Richland. Namun sekali lagi, hal ini sedikit wajar karena desain core Steamroller yang ada di Kaveri cukup berbeda jauh dengan Piledriver/Bulldozer.

Sampai disini dulu eksperimen overclocking kami bersama AMD APU Kaveri, kami akan kembali dengan berbagai pengujian overclocking yang lebih menarik, dan tentunya: Kaveri OC Guide! Sampai jumpa!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Bodi ADVAN Workplus AI Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik…
March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…

Gaming

April 10, 2026 - 0

Roblox Kembali Dinodai Dengan Kasus Predator Anak di Inggris

Seorang pria berumur 19 tahun di Inggris divonis 28 bulan…
April 10, 2026 - 0

Windrose Umumkan Tanggal Rilis Untuk Early Access

Game petualangan bajak laut open world Windrose yang begitu dinanti…
April 10, 2026 - 0

Castlevania: Belmont’s Curse Tampilkan Gameplay Baru di Event Triple-i Initiative

Konami pamerkan gameplay baru Castlevania: Belmont’s Curse dengan aksi metroidvania…
April 10, 2026 - 0

eFootball Rayakan 1 Miliar Download Dengan Hadirkan “Master League Sprint”

Guna rayakan keberhasilan eFootball menembus 1 miliar download, Konami hadirkan…