HWBOT Country Cup 2013 Hardware Highlights: ASUS ARES Dual Radeon HD 5870

Reading time:
January 5, 2014
countryCup 1920 1080s

Masih ingat dengan kompetisi overclocking online HWBOT Country Cup 2013 lalu? Lomba overclock antarnegara yang diselenggarakan situs overclock  HWBOT.org tersebut  berlangsung selama kurang lebih 60(enam puluh) hari, dan diikuti oleh lebih dari 40 negara, dengan Indonesia pada urutan ketiga.

Sejak Hwbot Country Cup pertamakali diadakan tahun 2009 lalu, kompetisi ini memiliki sebuah ciri khas tersendiri,  yakni mensyaratkan penggunaan beberapa jenis hardware PC yang unik, tidak lazim, yang bahkan sangat sulit didapat. Mencari, dan meng-overclock hardware-hardware unik tersebut tentunya menjadi sebuah tantangan tersendiri bagi overclocker yang mengikutinya.

Berikut ini kami sajikan berbagai hardware unik tersebut!

ASUS ARES Dual Radeon HD 5870

ARES_VGA

Salah satu stage di HWBOT Country Cup 2013, yakni stage 3, menyaratkan penggunaan VGA AMD Radeon HD 5000 series dengan konfigurasi 2-way Crossfire, pada benchmark 3DMarkVantage Performance Preset, dengan tambahan limitasi CPU yang digunakan harus merupakan Intel Core i5 Family. AMD Radeon HD 5000 series, terutama seri HD 5870 merupakan GPU kelas high-end di masanya. Berbekal 1600 Shader dan dukungan DirectX 11 yang pertamakalinya bagi ATI/AMD, VGA Radeon HD 5870 tak diragukan lagi menjadi salah sebuah VGA yang terkuat di masanya, dan bersaing ketat dengan NVIDIA Fermi GPU (seri GTX 4xx). Hingga hari ini, masih ada beberapa pengguna yang tetap setia dengan HD 5870-nya karena masih bisa diajak bermain game terkini, meski dengan detail yang agak terbatas. Performa ini pun masih bisa ditingkatkan lagi dengan menjalankan HD 5870 pada mode Crossfire. Sayangnya mengingat VGA ini agak sulit ditemui (baik baru maupun bekas), kami agak kesulitan untuk menemukan dua buah VGA HD 5870.

Untungnya, ASUS Indonesia memiliki VGA yang memenuhi persyaratan tersebut dan bersedia meminjamkannya kepada JagatReview OC Team. VGA yang dipinjamkan tersebut adalah sebuah ASUS ARES Dual HD 5870. VGA yang tampil garang ini memiliki dua buah chip Radeon HD 5870 yang berada pada satu rangkaian PCB. Perlu diingat, ASUS ARES ini bukanlah sebuah Radeon HD 5970, yakni VGA Dual-GPU dari ATI/AMD yang juga mengusung dua buah chip HD 5870. Radeon HD 5970 dengan desain reference dari AMD akan mengoperasikan kedua chip HD 5870 dalam kecepatan yang rendah dikarenakan adanya limitasi thermal maupun daya. Namun ASUS ARES merupakan sebuah VGA dengan custom design dari ROG Team ASUS, dimana kedua chip HD 5870-nya berjalan pada kecepatan penuh (850 Mhz). Lebih unik lagi, VGA ini hanya diproduksi secara terbatas (Limited Edition). Mari simak kemampuan VGA langka ini!

Pengujian

Berikut spesifikasi sistem yang kami gunakan:

  • Prosesor: Intel Core i5-4670K
  • Motherboard: ASRock Z87 M OC Formula
  • RAM: G.SKill Pi Series 2000C6 2x2GB
  • VGA: ASUS ARES Dual HD 5870
  • PSU: Cooler Master 1500W
*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

Kami langsung memasang VGA ARES ini pada sistem testbed kami, lalu sedikit meng-overclock GPU dan Video Memori-nya ke tingkat 950Mhz/1200Mhz(GPU/Mem). VGA ASUS ARES melewati pengujian ini dengan mudah dan memberi skor P35618. Namun karena kami juga meningkatkan voltase GPU yang bersangkutan ke tingkat 1.35V-an, suhu VGA sudah terlalu tinggi , jadi kami tidak bisa meningkatkan clock GPU dan Memori dari ARES lebih jauh lagi. Ini berarti saatnya mengganti pendingin yang terpasang dengan mengaplikasikan extreme cooling pada GPU-nya.

Mengganti Cooling

DSC05508ss

Pertama-tama kami harus melepas seluruh bagian pendingin dari ASUS ARES. Pendingin ASUS ARES yang begitu masif ternyata sedikit memberi kami kesulitan untuk melepasnya karena komponennya sangat banyak, mulai dari Heatpipe untuk tiap GPU, sebuah pelat pendingin untuk VRM dan memori, hingga kipas besar di tengah mereka untuk melepas panas. Di bawah ini anda bisa saksikan bentuk PCB dari ASUS ARES saat semua pendinginnya dilepas:

DSC05510ss

Setelah melepas semua pendingin, kami mulai menyadari bahwa LN2 Container (pot) yang biasa kami gunakan untuk GPU tidak muat pada ASUS ARES karena ada beberapa komponen (kapasitor dan induktor) yang menghalangi. Lalu bagaimana caranya kami mengaplikasikan pendingin ekstrim ke ASUS ARES? Jawabnya ada di gambar dibawah ini:

DSC05515ss

Gagal memasang LN2 Container pada ARES, kami mengembalikan semua pendingin ARES seperti keadaan semula, hanya saja sekarang kami meng-insulasi semua bagian VGA yang terbuka untuk menciptakan keadaan yang kedap udara di sekitar komponen VGA tersebut. Tidak lupa juga, kami memasang K-Type temperature probe pada setiap GPU untuk membaca suhu pada GPU dengan akurat saat benchmarking. Di sini, kami berniat untuk menuang LN2 langsung ke Heatpipe dari ASUS ARES untuk mendapat pendinginan yang lebih memadai.

DSC05521ss DSC05519ss

Seperti terlihat diatas, kami ‘membungkus’ kedua heatpipe dari ASUS ARES dengan Aluminium Foil untuk nantinya dituang dengan LN2 seperti ini:

AresIcedss

Ya, taktik ‘asal-asalan’ ini ternyata bekerja dengan baik. Meskipun agak sulit menuang LN2 ke aluminium foil yang membungkus heatpipe GPU, namun pada akhirnya kami berhasil mendapat suhu hingga -60 (minus enam puluh) C, dan membantu GPU untuk berjalan pada Clock yang lebih tinggi. Dengan Clock GPU sebesar 1050Mhz, dan Video Memori sebesar  1300Mhz, kami mendapat skor maksimal di sesi benchmark tersebut yakni P40143.

*klik untuk memperbesar*
*klik untuk memperbesar*

Pengalaman mengoverclock VGA ASUS ARES Dual HD 5870 ini menjadi pengalaman yang menarik bagi segenap member JagatReview OC Team, karena ini adalah pertamakalinya kami dituntut untuk ‘membekukan’ sebuah VGA dengan konfigurasi 2-GPU-1-PCB. Semua pengaturan dipermudah dengan fitur ASUS Smart Doctor dan ASUS GPU Tweak, dan kami bisa langsung mengaplikasikan voltase hingga 1.45V dengan hanya mengubah setting di software. ASUS ARES pun membuktikan bahwa desain custom yang diberikan ASUS sanggup menahan tindakan extreme overclocking, meski konfigurasi VGA ini sudah menggunakan 2-GPU dalam sebuah PCB. Salut bagi ROG Team yang mencetuskan desain dari VGA ini!

Sampai jumpa di artikel Hwbot Country Cup 2013 Hardware Highlight selanjutnya, hanya di JagatReview!

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…