Pasar Aplikasi Mobile Terbesar Adalah Asia

Author
Ozal
Reading time:
January 28, 2014
aplikasi (1)

Fenomena smartphone dan tablet bisa dikatakan dimulai di Amerika Serikat setelah Apple memperkenalkan iPhone dan iPad. Namun yang perlu diketahui ialah sebagian besar penjualan dari aplikasi mobile sebenarnya datang dari Asia. Demikian menurut sebuah studi terbaru dari Distimo, periset aplikasi mobile.

Distimo menemukan, seperti dilansir dari New York Times, Asia merupakan pasar aplikasi mobile paling menguntungkan di dunia. Dikatakan, kawasan Asia telah menyumbang 41 persen pendapatan aplikasi di seluruh dunia pada akhir tahun lalu. Sementara kawasan Amerika Utara dan Eropa masing-masing hanya menyumbang 31 persen dan 23 persen saja.

Laporan yang dibuat Distimo ini berasal dari persentase pendapatan yang diperoleh dari Apple App Store dan Google Play di berbagai negara. Hasilnya, Jepang menjadi pasar aplikasi mobile paling menguntungkan di Asia, lalu diikuti oleh Korea Selatan, Cina, Taiwan, dan Hong Kong. Dibandingkan tahun lalu, Korea Selatan kini menjadi negara dengan pertumbuhan pendapatan aplikasi tertinggi sebesar 271 persen, diikuti Hong Kong 210 persen, dan Cina 203 persen.

Laporan ini diharapkan dapat membantu pengembang aplikasi mendorong arah bisnisnya. Sehingga, mereka dapat mempertimbangkan untuk memfokuskan perhatian ke negara-negara Asia dengan menyesuaikan aplikasi buatannya terhadap budaya tiap masyarakat Asia. Pihaknya juga mengingatkan bahwa pasar smartphone terbesar di dunia tetap dipegang oleh Cina.

Secara terpisah, data yang dikeluarkan Distimo ini juga mendukung laporan App Annie yang dikeluarkan beberapa waktu lalu. Perusahaan tersebut menyebutkan, Jepang kini telah berhasil mengalahkan Amerika Serikat dalam hal belanja aplikasi mobile. Menurutnya, belanja aplikasi masyarakat Jepang 10 persen lebih tinggi dibandingkan Amerika Serikat dengan nilai US$ 8,4 miliar dalam setahun. Padahal 2012 lalu, belanja aplikasi di Jepang Jepang masih tertinggal 40 persen dibanding konsumen AS.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…