CEO Lenovo Akui Beli Motorola Bikin Tekor

Author
Ozal
Reading time:
February 16, 2014

Akhir Januari lalu, publik dikejutkan dengan kabar Lenovo telah membeli Motorola Mobility senilai US$ 2,91 miliar dari tangan Google. Ambisi Lenovo memperluas ekspansi globalnya di ranah mobile, ternyata mesti dibayar dengan pendapatan jangka pendeknya berpotensi menurun. Hal ini diakui sendiri oleh bos Lenovo.

Yang Yuanqing, CEO Lenovo
Yang Yuanqing, CEO Lenovo

“Akusisi ini (Motorola Mobility) bagus bagi pemegang saham kami untuk jangka panjang. Namun, akusisi ini memiliki dampak negatif bagi pendapatan jangka pendek,” ungkap CEO Lenovo, Yang Yuanqing, dalam sebuah wawancara telepon, seperti dilansir dari Wall Street Journal.

Terlebih, pembelian Motorola Mobility ini terjadi seminggu setelah pihaknya mengatakan akan segera membeli unit bisnis server low-end milik IBM senilai US$ 2,3 miliar. Padahal, analis sudah mewanti-wanti, kedua transaksi tersebut bakal merugikan pendapatan dan neraca keuangan Lenovo dalam beberapa tahun ke depan.  Namun dirinya tidak setuju dengan pandangan analis bahwa manajemen Lenovo saat ini terlalu ambisius ingin mengintegrasikan dua akuisisi besar secara bersamaan.

Di satu sisi, pihak Lenovo pun juga mengakui, tahun lalu Motorola mencatatkan kerugian bersih mencapai US$ 928 juta dan pada 2012-nya juga merugi US$ 616 juta. Kendati demikian, dirinya merasa yakin dapat menangani sejumlah masalah yang ditimbulkan akusisi tersebut.

Menurutnya, kehadiran Motorola justru dapat membantu Lenovo mengurangi biaya pembelian material handset dan ongkos produksi lainnya secara signifikan. “Kami memiliki sumber daya yang cukup guna menangani akusisi dengan baik,” ujarnya.

Sementara itu secara terpisah, Wong Wai Ming, Chief Financial Officer Lenovo mengatakan, Lenovo memiliki dana cukup untuk menyelesaikan dua transaksi akusisi tersebut. Ming mengakui, dana segar yang dimiliki Lenovo saat ini mencapai US$ 4,7 miliar, termasuk US$ 1,7 miliar yang telah diamankan dalam bentuk pinjaman. Meskipun nantinya Lenovo membayar US$ 2,7 miliar guna menutupi transaksi tunai ke Google dan IBM, dirinya mengklaim, masih memiliki sekitar US$ 2 miliar di tangan atau sisa.

Pada Kamis kemarin, Lenovo juga baru saja melaporkan kinerja keuangannya selama kartal ketiga tahun fiskal 2013. Hasilnya, laba bersih Lenovo meningkat dari US$ 204,9 juta menjadi US$ 265,3 juta. Sementara pendapatan kuartalannya naik 15 persen menjadi US$ 10,79 miliar dari US$ 9,36 miliar.

Penjualan smartphone Lenovo sendiri selama kuartal terakhir telah meningkat 47 persen menjadi 13,9 juta unit, termasuk dua juta unitnya berasal dari luar Cina. Sementara penjualan tablet-nya ikut tumbuh lebih dari empat kali lipat menjadi 3,4 juta unit.

Meskipun bisnis smartphone-nya menguat, pihaknya mengatakan, handset masih belum bisa berkontribusi banyak terhadap total pendapatan Lenovo. Sebab, Lenovo masih memerlukan dana lebih banyak lagi untuk pemasaran dan ekspansi bisnis di luar Cina.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…
October 6, 2026 - 0

Review MSI Titan 18 HX Dragon Edition Draco Epic: Laptop Super Kencang Pengganti PC Desktop

Sudah nggak butuh PC Desktop kalau punya Laptop “Monster” yang…
October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Butuh laptop gaming yang cocok dipakai buat kerja sampai kuliah?…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…

Gaming

October 26, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Libatkan Microsoft untuk Atasi Stutter Shader di Game PC

Unreal Engine 5.8 merangkul Microsoft untuk hadirkan Advanced Shader Delivery…
October 25, 2026 - 0

8BitDo Ultimate 3E Resmi Rilis Dengan TMR dan Tombol Modular untuk Xbox

8BitDo rilis controller kelas premium Ultimate 3E di Eropa, dengan…
October 25, 2026 - 0

Petisi #SaveMassEffect Dapat Dukungan Besar Guna Selamatkan Franchise

Petisi #SaveMassEffect berhasil mengumpulkan puluhan ribu tanda tangan setelah BioWare…
October 25, 2026 - 0

Philips Evnia 36M4C5500P Bawa Ultrawide 36 Inci & Refresh Rate 260Hz

Philips Evnia 36M4C5500P tampilkan monitor gaming dengan layar ultrawide 36…