Google Kalahkan Intel Sebagai Deal Maker Terbanyak

Author
Ozal
Reading time:
February 21, 2014
google

Tiga tahun lalu salama periode 2008-2011, Intel didapuk menjadi perusahaan yang paling doyan melakukan transaksi pengakuisisian dan penjualan perusahaaan. Kini, giliran Google yang terpilih menjadi perusahaan paling banyak melakukan transaksi di seluruh dunia.

Mulai dari membeli pengembang thermostat pintar Nest Labs (US$ 3,2 miliar) hingga menjual bisnis ponselnya Motorola (US$ 2,9 miliar), Google telah melakukan penawaran jauh lebih banyak dari perusahaan manapun di di seluruh dunia selama tiga tahun terakhir ini. Selama periode 2011 hingga awal 2014, sudah ada 127 transaksi yang dilakukan Google atau setara dengan US$ 17,6 miliar. Jumlah tersebut telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibanding periode Januari 2008 hingga 2011. Sementara Intel hanya memiliki 121 transaksi dan jatuh ke posisi ketiga.

Bloomberg yag membuat laporan ini, menyebutnya sebagai “Deal Maker” terbesar di dunia. Transaksi tersebut bukan hanya dalam bentuk pengakuisisian, melainkan juga investasi, divestasi, merger antar unit bisnis, hingga menjual salah unit unit usahanya ke perusahaan lain.

Di Google sendiri, proses merger dan pencaplokan perusahaan lain atau akuisisi dipimpin langsung oleh Don Harrison, kepala eksekutif Google Ventures, perusahaan investasi milik Google. Dalam dua tahun terakhir ini, transaksi yang dilakukannya telah meningkat hingga 50 persen dalam dua tahun terakhir.

“Hal ini benar-benar mulai terasa seperti mesin transaksi. Karena mereka memiliki beragam basis kepentingan bisnis,” kata Maha Ibrahim, seorang partner di firma Canaan Partners yang telah berivenstasi bersama Google Ventures, seperti dikutip dari the Telegraph.

Selain faktor perusahaan investasinya, Google telah menggenjot proses akuisisi sejak Larry Page yang juga pendiri Google ditunjuk sebagai CEO pada 2011 silam. Di bawah kepemimpinan Page, Google menggunakan sumber daya kasnya yang begitu melimpah, mencapai US$ 58,7 miliar. Dalam laporan keuangan terbarunya itu Google telah berinvestasi ke dalam perangkat terhubung, layanan bisnis, dan aplikasi mobile.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…