BMW Tak Mau Google dan Apple Ikut Campur di Mobilnya

Author
Ozal
Reading time:
March 14, 2014

Lamgkah Google dan Appple ingin merambah bisnis perangkat sistem komunikasi ke dasbor mobil tampaknya tak direstui pabrikan mobil mewah, seperti BMW. Pasalnya, BMW juga sudah merambah bisnis tersebut dan melihat adanya prospek jangka panjang.

Produsen mobil lebih ingin, keduanya hanya sebagai pemasok aplikasi pihak ketiga saja, ketimbang secara keseluruhan unit itu sendiri. Selain itu, BMW tidak ingin, Apple dan Google berperan lebih besar lagi dalam hal jaringan internet Big Data di dalam mobil.

BMW 3

Big Data sendiri bisa menjadi sumber pendapatan baru bagi produsen mobil. Banyak pengemudi maupun penumpang, memanfaatkan fitur media hiburannya untuk mengunduh atau streaming musik dan video di dalam mobil. “Kami mencoba mencari tahu tentang apa artinya Big Dat bagi kami dan juga dalam hal mitra kami. Kami sendiri telah memiliki spesialisasi dalam hal itu,” ujar Nobert Reithofer, CEO BMW AG, seperti dikutip dari Wall Street Journal.

Sitem komunikasi di dalam mobil yang dimiliki BMW sendiri disebut BMW Connected Drive. Perangkat tersebut memungkinkan pengguna dapat terhubung dengan internet di dalam mobil. Sistem tak  mesti terhubung ke smartphone lantaran bisa menggunakan SIM Card mandiri. Pabrikan asal Jerman itu menawarkan tarif yang cukup mahal untuk layanan tersebut, yakni 500 euro atau setara Rp 7,8 jutaan untuk tiga tahun pertama. Setelah periode berakhir, tarif 500 euro dikenakan per tahun.

Atas dasar itu, BMW seolah tak membutuhkan Google dan Apple untuk menyediakan layanan internet, seperti navigasi dan mesin pencari tempat maupun memesan kamar hotel dari dalam mobil. Kendati demikian, pihaknya masih menjalin hubungan dengan Apple dan Google. BMW tak menampik keinginan, mobilnya juga bisa terhubug dengan smartphone iOS dan Android melalui Drive Connected. Itu memungkinkan pengguna bisa mengakses musik, file, dan daftar kontak dari smartphone dan ditampikan di dasbor mobil.

bmw

Tidak semua produsen mobil benar-benar bisa independen dari raksasa tekonologi tersebut. Salah satunya Mercedes-Benz. Produsen mobil mewah tersebut menyatakan ketertarikannya membawa CarPlay, sistem komunikasi mobil yang dibuat Apple ke kendaraan premiumnya. Begitupun juga niat Mercedes-Bens, ingin mengintegrasikan sistem Android ke mobil.

“Sebagian besar pengembang menciptakan aplikasi untuk smartphone Apple dan Google. Kami ingin membawa teknologi ini ke mobil,” ungkap Kal Mos, direktur teknik senior Mercedes-Benz untuk divsii hiburan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…