Pengembang Temukan Celah Keamanan di Samsung Galaxy

Author
Ozal
Reading time:
March 18, 2014

Replicant, pengembang apikasi gratis Android mengklaim bahwa pihaknya telah berhasil menemukan celah keamanan di sejumlah smartphone Samsung seri Galaxy. Celah keamanan tersebut berpotensi memberikan akses remote (pengendalian jarak jauh) bagi hacker ke sistem file perangkat Galaxy.

Replicant mengungkapkan, di antara perangkat Galaxy yang rentan dari celah keamanan tersebut, yakni Galaxy Nexus S, Galaxy S, Galaxy S2, Galaxy Note, Galaxy Nexus, Galaxy Tab 2, Galaxy SIII, dan Galaxy Note (1 dan 2).

Galaxy 2

Ada kemungkinan, kerentanan ini juga ada di sejumlah seri Galaxy lainnya yang tak disebutkan itu. Celah keamanan inipun ditemukan ketika Replicant tengah menguji coba aplikasi buatannya di sejumlah perangkat seri Galaxy.

“Program ini memungkinkan untuk membaca, membuat, dan menghapus file pada sistem penyimpanan ponsel. Pada beberapa model Galaxy, program ini memiliki hak akses dan memodifikasi data pribadi pengguna,” tulis Paul Kocialkowski, salah satu pengembang di Repricant dalam tulisannya di blog Free Software Foundation.

galaxy

Umumnya, smartphone memiliki dua unit chip prosesor terpisah. Pertama ialah prosesor utama (Application Processor) yang menjalankan fungsi utama sistem operasi utama itu sendiri. Satunya lagi (Baseband processor) dikenal sebagai modem, baseband, atau radio yang bertanggung jawab atas komunikasi perangkat dengan jaringan mobile-nya. Dalam kasus ini, cacat keamanan di perangkat Galaxy ialah memungkinkan perangkat lunak dapat berkomunikasi antara OS Android dan modem radio maupun prosesor utama.

Hal ini memungkinkan hacker bisa melakukan pengawasan dari jarak jauh terhadap ponsel Galaxy dengan mengubah modem menjadi perangkat mata-mata. “Memata-mata ini dapat mengaktfikan mikrofon perangkat, mengakses lokasi GPS, mengakses kamera, serta data pengguna yang tersimpan di ponselnya. Selain itu, modem terhubung yang sebagian besar ke jaringan operator, membuat program backdoor hampir selalu bisa diakses,” ujarnya.

Sementara itu, pihak Samsung juga telah memberikan komentarnya terkait temuan tersebut. Pihaknya mengklaim, perangkatnya tetap aman digunakan dan malah menyindir hasil temuan itu. “Kami dapat mengkonfirmasi bahwa masalah yang dilaporkan Free Software Foundation didasari pemahaman yang salah dari fitur perangkat lunak yang memungkinkan dapat berkomunikasi antara modem dan chipset AP (prosesor utama),” Kata Samsung dalam sebuah pernyataan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 19, 2026 - 0

God of War: Sons of Sparta Dapatkan Skor Metacritics Terendah di Franchise Itu

God of War: Sons of Sparta ternyata menemui nasib yang…
February 19, 2026 - 0

Replaced Kembali Ditunda Tanggal Rilisnya

Game indie metroidvania 2.5D Replaced kembali umumkan penundaan rilis, kali…
February 19, 2026 - 0

Pemain Rainbow Six Siege Diteror Exploit Yang Tutup Layar Dengan Gambar

Pemain Rainbow Six Siege kembali menjadi korban dari exploit, yang…
February 19, 2026 - 0

Website Resmi Highguard Down Pasca Restrukturisasi Wildlight Entertainment

Setelah restrukturisasi yang terjadi di badan studio Wildlight Entertainment, website…