40 Persen Pengguna Mac Sudah Gunakan Mavericks

Author
Ozal
Reading time:
April 3, 2014

Kini, sebanyak 40 persen perangkat Mac di seluruh dunia  telah menjalankan sistem operasi PC terbaru milik Apple, OS X Mavericks. Demikian sebuah laporan dari jaringan iklan online terkemuka, Chitika.

Maverick

Chitika melihat, puluhan juta tayangan iklan yang diakses pengguna di jaringannya menggunakan OS X Mavericks. Hanya dalam waktu lima bulan setelah OS tersebut dirilis secara gratis di pasaran, penetrasinya telah melebihi dua kakaknya, Lion Mountain dan Lion.

Adapun rincian penetrasi pengguna OS Mac untuk versi X tersebut, seperti dikutip dari Apple Insider, yakni OS X 10.9 Mavericks 40 persen, OS X 10.8 Mountain Lion 21 persen, OS X 10.7 Lion 18 persen, OS X 10.6 Snow Leopard 18 persen, OS X 10.5 Leopard 3 persen, dan terakhir OS X 10.4 Tiger hanya menyumbang 1 persen saja.

Pada Oktober sendiri, sebulan setelah dirilis, tingkat penetrasi Mavericks tiga kali lipat lebih tinggi dibanding Mountain Lion dalam periode yang sama. Yang membuat penetrasinya begitu cepat lantaran Apple menawarkan upgrade OS-nya secara cuma-cuma alias gratis. Ini berbeda ketika perilisan Mountain View, pengguna Mac dikenakan biaya upgrade sebesar US$ 19,99.

Ada beberapa perbaikan baru yang disematkan Apple di OS tersebut. Hal itu termasuk dukungan multi-monitor yang lebih baik, peningkatkan konten Finder, memiliki aplikasi iBooks dan Map mandiri, akses browser Safari yang lebih baik dan cepat, aplikasi Calender didesain ulang, dan peningkatan manajemen daya.

Meskipun penetrasi Mavericks begitu cepat, Chitika mencatat pertumbuhannya justru jauh lebih lambat dibanding iOS 7. OS iPhone teranyar itu menyumbang 80 persen penetrasi hanya dalam waktu kurang dari tiga bulan saja setelah perilisan. Kemungkinan besar, perlambatan itu terjadi karena beberapa masalah, seperti ketidakcocokan hardware Mac dengan OS yang lebih baru, demografi pengguna Mac, dan perbedaan siklus pergantian perangkat.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 22, 2026 - 0

Honkai: Nexus Anima Siapkan Closed Beta Baru, Hadirkan Karakter dan Sistem Baru

HoYoverse akan menggelar closed beta dari game monster collection baru…
June 22, 2026 - 0

SteamOS 3.8 Resmi Meluncur, Beri Dukungan Awal untuk Steam Machine

SteamOS 3.8 resmi dirilis dengan dukungan awal untuk Steam Machine,…
June 22, 2026 - 0

PS6 Diprediksi Bisa Mundur ke 2028 atau 2029 Oleh Embracer Group

Laporan dari Embracer Group memprediksi Sony kemungkinan besar mempertimbangkan memundurkan…
June 22, 2026 - 0

Bocoran Retailer Portugal Indikasikan GTA 6 Bisa Dibanderol Sekitar $105

Listing bocoran dari FNAC Portugal mengindikasikan GTA 6 edisi standar…