Google Investasi di Pengembang Game Android Korea
Raksasa teknologi Google tampaknya sudah mulai menaruh minatnya di industri game mobile di Korea Selatan. Seorang eksekutif senior di Google mengatakan, pihaknya akan meningkatkan investasinya di sejumlah pengembang game Android asal Korea Selatan guna membantu mereka berekspansi secara global.

Selama panggilan teleconference, seperti dikutip dari Korea Times, Chris Yerga, direktur teknik Android di Google mengatakan, pihaknya berencana menawarkan pedoman desain, antarmuka pengguna, dan teknologi penerjemahan gratis ke pengembang Korea yang menggunakan platform Google Play.
“Bila Anda menggunakan layanan game di Google Play, Anda akan diberitahu tentang rincian kustomisasi desain dan pedoman antarmuka pengguna di perangkat Android. Layanan penerjemah dengan bahasa yang berbeda dari masing-masing wilayah juga akan tersedia,” kata eksekutif tersebut.
Yerga menjelaskan, paltform Google Play cocok bagi pengembang game asal Korea Selatan yang ingin berekspansi global karena memiliki 1 miliar pengguna yang tersebar di 190 negara di seluruh dunia. Terlebih, hampir semua pengguna perangkat Android saat ini dipastikan selalu mengakses Google Play guna mendapatkan game maupun aplikasi.
Sementara Korea Selatan menjadi salah satu pasar utama setelah Jepang dan Amerika Serikat yang menyumbang pendapatan terbesar bagi Google Play. Google pun menghasilkan pendapatan sekitar 800 miliar won (Rp 8,1 triliun) dari Google PLay.
“Pertumbuhan pendapatan dari Google Play begitu memanas, naik enam kali lipat sejak Januari 2012. Berbeda sekali dari pendapatan aplikasi iOS yang tidak menunjukan adanya pertumbuhan di Korea Selatan pada tahun kalender ini,” kata Kim Baek-hyun, seorang pengembang game senior yang berbasis di Seoul, Korea Selatan.














