Hands-On NZXT Phantom 530: Hot, Red, And Sexy!

Reading time:
April 15, 2014

Kesimpulan

SIMG_1615   Warna merah yang ditawarkan menunjukkan kesan yang seksi dan elegan. Tombol reset yang terletak pada bagian drive bay 5.5″ ini merupakan desain unik, karena casing pada umumnya menempatkan tombol reset bersampingan dengan tombol power, dengan memisahkan tombol reset ini kejadian “salah tekan” tidak akan terjadi lagi. Bagian dalam sisi belakang casing NZXT membuat Phantom 530 ini memiliki jarak yang tergolong lebar, mungkin saja hal ini dimaksudkan untuk mempermudah cable management pada sistem kabel power supply standart (tanpa sleeving). Setelah mempermudah cable management, window pada sisi kiri casing seakan membuat NZXT ingin para pengguna Phantom 530 untuk pamer dengan sistem mereka sendiri tanpa harus membuka penutup sisi kiri casing. Pada saat casing ini dimuat penuh dengan sistem dan storage(asumsikan pemakaian penuh seluruh komponen komputer termasuk ODD dan HDD), mungkin casing ini perlu diberikan tambahan fan untuk memberikan air flow yang lebih baik. Oleh karena itu sebuah tempat fan 120 mm pada bagian HDD drive adalah salah satu solusi menarik untuk memberikan airflow kedalam casing. Selain itu casing ini juga memiliki kemampuan untuk memuat triple radiator pada bagian atasnya. Sedikit kami sarankan bahwa, untuk membuka penutup bagian atas dan depan casing gunakanlah sebuah tang dengan moncong runcing untuk membantu membuka clip pengunci tutup bagian atas, karena jika diperhatikan clip tersebut berada ditempat yang tidak dapat dijangkau hanya dengan menggunakan tangan.

Kelebihan

+ Memberikan jarak antara penutup casing sisi kanan casing dengan bagian dalamnya lebih lebar sehingga cable management dapat dilakukan dengan lebih mudah. + Dapat memuat Triple Radiator (120 mm x 360 mm) + Memiliki 8 slot ekspansi yang memungkinkan penggunaan 4 way-SLi pada konfigurasi form factor motherboard E-ATX.

Kekurangan

– Membutuhkan tools untuk membantu membuka penutup casing bagian atas dan depan dalam proses pelepasannya.

MSRP: Rp 1.700.000 (Online)

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Bodi ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026 Form Factor Clamshell Material…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…

Gaming

June 25, 2026 - 0

Valve Dorong SteamOS Untuk Ubah PC Gaming Jadi Console

Valve memperluas SteamOS ke PC gaming dengan rangkul NVIDIA demi…
June 25, 2026 - 0

Valve Ungkap Alasan Tingginya Harga Steam Machine

Valve menjelaskan alasan Steam Machine dibanderol di atas $1000, menyoroti…
June 25, 2026 - 0

Unreal Engine 5.8 Siapkan Optimisasi Performa yang Besar

Epic Games sebutkan Unreal Engine 5.8 akan menjadi versi paling…
June 25, 2026 - 0

Rumor: PS6 Diklaim Akan Gunakan Frame Generation Berbasis AI

Bocoran terbaru menyebut PS6 akan mengandalkan AI, Super Resolution, dan…