Pandume, Aplikasi Jejaring Sosial Karya Anak Bangsa

Pada Rabu (16/4), aplikasi jejaring sosial Pandume yang merupakan hasil karya anak bangsa ini resmi diluncurkan. Pandume ini sendiri memiliki konsep yang cukup unik dan berbeda dibandingkan dengan aplikasi jejaring sosial lainnya yang populer.
“Aplikasi ini pertama kali diuji coba pada Agustus 2012 lalu, dan kini aplikasi yang merupakan hasil pengembangan dari Tanah Air sendiri ini telah resmi diluncurkan,” ujar Evy Tjahjono selaku salah satu Co-Founder dari Pandume ketika membuka acara peresmian jejaring sosial ini yang berlokasi di Waha Kitchen, Jakarta. Selain berfungsi sebagai sharing pengalaman dalam bentuk aplikasi jejaring sosial, Pandume juga memberikan konsep baru di mana pengguna mampu berbagi pengalaman jalan-jalan atau momen berharga dalam bentuk sebuah jurnal visual yang menarik.
“Sebagian besar dari masyarakat mencari informasi mengenai tempat tujuan jalan-jalan mereka melalui online. Pengguna dapat menceritakan mengenai bagaimana cara mereka bisa menuju sebuah lokasi tertentu serta berbagi pengalaman yang lebih baik dari tempat tujuannya tersebut, karena tidak ada hal yang lebih baik dari berbagi informasi perjalanan dengan berbagi pengalaman pribadi.” Tutur Mari Eika Pangestu selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia yang turut mendukung aplikasi jejaring sosial Pandume yang menurutnya, selain mampu memberikan pengalaman sharing yang unik juga mampu mendukung pariwisata Indonesia. “Dengan begitu, masyarakat akan mendapat sudut pandang berbeda dan berminat untuk bisa mengenal berbagai lokasi di negaranya sendiri dengan menjelajahinya.”

Aplikasi Pandume dikembangkan untuk para pengguna jejaring sosial yang dinamis dan lebih dari sekedar mengekspresikan diri. Untuk mampu mengakomodasi keinginan pengguna yang mau menggunakannya sebagai sarana berbagi informasi dan inspirasi, Pandume memiliki beberapa fitur utama berikut yang membuatnya cukup unik. Route merupakan fitur yang memungkinkan pengguna untuk berbagi momen dalam rangkaian jurnal visual yang terdiri dari maksimal 8 gambar yang mampu dilengkapi dengan penjelasan mendetil dengan batas kata 140 karakter. Kemudian terdapat fitur Now di mana fitur ini memungkinkan pengguna untuk meniru Route yang dimiliki oleh seorang teman dan memandunya mengikuti rute yang sama dengan yang dimiliki oleh teman tersebut.
“Kami percaya setiap orang memiliki momen berharga yang berbeda dan memiliki keinginan untuk membagikan momen tersebut kepada orang lain. Oleh sebab itu Pandume memiliki konsep sharing yang tergolong unik tersebut. Kami juga berharap agar aplikasi Pandume selain mampu menjadi sarana berbagi momen dengan konsep berbeda ini, juga mampu berkontribusi dalam meningkatkan pariwisata di dalam negeri kita sendiri.” Ujar Roy Prawira selaku Co-Founder dari Pandume.
Aplikasi Pandume dapat diakses melalui situs resmi www.pandume.com atau melalui Apple Store untuk perangkat mobile berbasis iOS. Untuk Android, direncanakan aplikasi ini dapat diluncurkan mulai Juni 2014 mendatang.















