Review ASUS GTX 770 DirectCU II OC: Bertenaga Untuk Gaming Kelas Atas

Reading time:
April 22, 2014

Graphics Card

SONY DSC

ASUS GTX 770 DirectCU II OC memiliki tampilan cukup futuristik dan menawan dengan kombinasi warna dasar hitam pada PCB dan cover heatsink serta sedikit aksen garis merah. Selain itu sudut-sudut lekukan tajam yang sengaja dibentuk pada cover heatsink menambah kesan “gahar” yang dibawa oleh graphics card ini.

SONY DSCSONY DSCPada sistem pendingin DirectCU II yang digunakan oleh graphics card ini, ASUS menerapkan desain heatpipe dengan arsitektur baru yang disebut SSU. SSU sendiri memiliki arti bahwa digunakannya dua buah heatpipe berbentuk S dan satu buah heatpipe berbentuk U. Untuk meminimalkan oksidasi yang terjadi pada heatpipe, ASUS juga telah melapisi seluruh heatpipe dengan nikel.

SONY DSC

Untuk membantu mendinginkan komponen yang berpotensi panas lainnya, ASUS juga telah melengkapi graphics card ini dengan heatsink pada bagian VRM serta RAM-sink. Sementara untuk mengalirkan udara sejuk ke permukaan graphics card ASUS menempatkan dua buah kipas yang diklaim dapat beroperasi tiga kali lebih hening dibandingkan sistem pendingin reference milik NVIDIA.

Untuk menguji sistem pendinginan DirectCU II dari GeForce GTX 770 milik ASUS, kami menjalankan aplikasi Unigine Heaven dan mendapatkan hasil seperti dibawah ini:

ASUS GTX 770 DirectCU II OC :

  • Full-load : 68 °C (fan speed: Auto @73%)
  • Idle : 31 °C (fan speed: Auto @35%)
SONY DSC

Untuk mencukupi kebutuhan daya bagi graphics card ini, ASUS masih menggunakan konektor daya yang sama dengan reference dari NVIDIA dengan total asupan daya hingga 300 Watt.

SONY DSC

Hadirnya dua buah konektor SLI pada graphics card ini membuat para penggunanya dapat melipatgandakan kemampuan komputasi grafisnya hingga tiga kali dengan menggunakan maksimal tiga buah graphics card berbasis GeForce GTX 770.

SONY DSC

ASUS GTX 770 DirectCU II OC dilengkapi dengan konektor display:

  • 1x DVI-D
  • 1x DVI-I
  • 1x HDMI
  • 1x DisplayPort

Graphics card ini mendukung konfigurasi multi-monitor NVIDIA Surround dengan menggunakan, maksimal, 4 buah monitor.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 1, 2026 - 0

Review ASUS TUF Gaming 16 (FX610JH): Laptop Gaming Paling Worth It dari TUF?

Bodi ASUS TUF Gaming 16 Form Factor Clamshell atau Laptop…
September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Bodi Axioo Hype 5 AMD X6-11 Form Factor Clamshell atau…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Aluminum yang…

Gaming

October 22, 2026 - 0

Star Wars Battlefront 3 Dikabarkan Digarap DICE & Respawn, Bungie Tersingkir?

Star Wars Battlefront 3 disebut akan dikembangkan oleh DICE dan…
October 21, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Hadirkan Hard Mode Sejak Awal

Tim pengembang Final Fantasy VII Revelation pastikan Hard Mode bisa…
October 21, 2026 - 0

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa Tetap Bawa Layar yang Sama

Revisi Nintendo Switch 2 di Eropa bawa kemudahan penggantian baterai,…
October 21, 2026 - 0

Attack Shark R5 Turbo Hadirkan Mouse Esports Dengan Bodi Carbon Fiber

Attack Shark meluncurkan mouse gaming kompetitif R5 Turbo, hadir dengan…