Review Deepcool Gabriel: Heatsink Mini-ITX Murah dengan Performa Baik!

Reading time:
April 7, 2014

Pengujian

Berikut spesifikasi sistem yang akan digunakan saat melakukan pengujian Deepcool Gabriel ini.

Spesifikasi Sistem

  • Processor: Intel Core i3 3220 @3.30 GHz
  • Casing: Venom RX Tortuga ALL Fan ON
  • Motherboard: MSI Z77IA-E53
  • Memory: Kingston HyperX 1600
  • Power Supply: Bawaan Casing Venom RX Tortuga
  • Storage: Hardisk Seagate 500Gb
  • Thermal Paste: Paste bawaan dari Deepcool

Program yang digunakan

  • LinX – Aplikasi yang kami gunakan untuk memberi beban kerja kepada prosesor. Dengan aplikasi ini, kami juga sekaligus membebani Memory Controller pada prosesor dengan mengatur agar Linpack memenuhi penggunaan memory .
  • OCCT 4.3.2 – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan beban kerja kepada GPU yang ada di dalam processor dengan setting: DirectX Version : DirectX10, Resolution 1024 x 768, Shader Complexity 1, dan FPS Limit 60.
  • Core Temp 0.99.8 – Aplikasi yang digunakan untuk memantau suhu maksimum dan minimum prosesor selama pengujian.
  • GPU-Z 0.6.9  – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi dari graphic card yang digunakan, dalam hal ini adalah IGP (Integrated Graphics Processors).
  • CPU-Z 1.63 – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai sistem yang sedang berjalan.

Bagaimanakah performa Deepcool Gabriel ini? Mari kita lihat performanya dibandingkan dengan pendingin bawaan dari Intel. Perbandingan akan dilakukan dengan menggunakan casing Venom RX Tortuga dan menjaga suhu ruangan berkisar diantara 27oC – 28oC.

*NB: Keadaan Idle adalah keadaan sistem didiamkan setelah mendapatkan load setelah pengujian

Pemasangan

Pertama, pasang nut ke bracket mounting. Jangan memasang nut di bagian yang menonjol pasanglah pada bagian yang polos, karena base heatsink dan prosesor tidak akan menempel, sehingga heatsink tidak akan dapat mendinginkan prosesor.

SONY DSC SONY DSC

 

 

SONY DSC

Setelah itu, pasang  mounting bracket ke heatsink tersebut. Terdapat 4 baut yang harus Anda kencangkan untuk memasang mounting bracket tersebut.

SONY DSC

Contoh dari mounting bracket yang sudah terpasang di heatsink.

sebelum
HSF dan lubang sebelum disejajarkan
sesudah
HSF dan lubang sesudah disejajarkan

Setelah itu, sejajarkan nut yang sudah terpasang pada mounting bracket pada lubang di motherboard dekat dengan soket prosesor seperti gambar diatas.

SONY DSC

Kunci heatsink ke motherboard dengan memasang baut ke nut pengunci melalui lubang di motherboard.

SONY DSC
4 baut yang perlu Anda kencangkan (yang dilingkari merah).

SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Setelah heatsink sudah dikunci, Anda dapat memasang fan dengan cara mengaitkan bracket fan ke heatsink.

SONY DSC

Deepcool Gabriel yang sudah terpasang kipas dan dipasangkan ke motherboard.

SONY DSC

Deepcool Gabriel yang sudah terpasang di sistem mini-ITX.

Hasil Pengujian

Suhu yang tercantum dalam grafik adalah suhu rata-rata dari seluruh core selama benchmark berlangsung dan idle time.

LINX

Linx

Saat kami melakukan pengujian LinX, Deepcool Gabriel ini mampu menahan panas dari Core i3 yang kami gunakan dengan sangat baik saat berada dalam kondisi semua core berajalan dengan maksimal, dengan perbedaan +/18oC dibandingkan dengan heatsink bawaan Intel. Saat full load, Deepcool Gabriel ini mampu menahan suhu di kisaran 54.1oC, sedangkan heatsink bawaan Intel berada di kisaran 72oC.

 

OCCT (+IGP)

OCCT

Saat kami menambahkan IGP (Intel HD 2500) di skenario pengujian kedua, yaitu menggukana OCCT. Deepcool Gabriel tidak membuat kami kecewa dengan tetap meredam panas dengan sangat baik. Saat semua core berjalan maksimal dan IGP juga berjalan pada kondisi maksimal, Gabriel ini mampu menahan suhu dikisaran 56.7oC. Dengan suhu prosesor ketika menggunakan heatsink bawaan Intel mencapai 75oC saat full load, maka perbedaan antara Gabriel dengan heatsink bawaan Intel berada di kisaran +/- 19oC.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 3, 2026 - 0

Shift Up Resmi Akuisisi Studio Milik Shinji Mikami, Unbound

Kreator Stellar Blade, Shift Up, resmi akuisisi penuh studio Unbound…
April 3, 2026 - 0

ARC Raiders Perbaiki Masalah “Late Spawn” Melalui Update Flashpoint

Setelah sekian lama menjadi keluhan pemain, ARC Raiders akhirnya perbaiki…
April 3, 2026 - 0

Rumor: Steam Deck 2 Diklaim Rilis 2028 Oleh Tech Insider

Valve dikabarkan menargetkan rilis Steam Deck 2 pada 2028, tetapi…
April 2, 2026 - 0

Patent Kontroversial Pokemon Milik Nintendo Ditolak Kantor Patent Amerika

Setelah cukup lama diproses, patent kontroversial Nintendo terkait summon monster…