Teknologi Pemilu Digital Mulai Dilirik

Author
Ozal
Reading time:
April 16, 2014

Paul Allen, salah seorang pendiri Microsoft merasa yakin bahwa sistem pemungutan suara secara online bakal menjadi kenyataan yang akan diterapkan dalam pemilihan umum (pemilu) di tiap negara pada masa yang akan datang.

voting

Atas keyakinannya yang begitu kuat, dirinya pun melalui perusahaan investasi miliknya, Vulcan Capital menananmkan modal US$ 40 juta di sebuah perusahaan pemungutan suara berbasis online asal Spanyol, Scytl. Perusahaan yang telah berumur 13 tahun itu memiliki klien di puluhan negara, termasuk Kanada, Meksiko, dan Australia.

Yang membuat pemilihan umum secara konvensional seperti sekarang ini masih diberlakukan karena masalah kemanannya yang lebih baik dibanding secara digtal. Pada 2010 silam, Washington DC pernah melakukan pengujian pemilu online namun dengan waktu singkat diretas oleh tim pemrogram dari Universitas of Michigan, Amerika Serikat.

Hal ini yang kemudian membuat sejumlah politikus, pemilik hak suara, dan akademis merasa skeptis membawa teknologi digital ke dalam pemilu. Padahal, konsep pemiliu ini sudah lama diidam-idamkan di hampir seluruh dunia sejak sepuluh tahun terakhir dengan alasan lebih efisien.

Kendati demikian, Abhsistek Agrawal, managing director Vulcan Capital merasa yakin dalam beberapa tahun ke depan di negara maju secara bertahap akan memperbaiki teknologi pemilu secara digital. Dirinya pun merasa takjub dengan teknologi keamanan dan kriptografi yang ditawarkan Scytl.

“Tak masuk akal bahwa kita sekarang ini dapat bertransaksi secara online banking atau mengajukan formulir pajak melalui internet, namun hal ini tidak dapat diterapkan ke dalam pemilu digital. Ini adalah tren global sangat berpengaruh. Ada cara untuk memodernisasinya secara bertahap,” ujar Agrawal, seperti dikutip dari Wall Street Journal.

voting 2

CEO Scytl, Pere Valles menambahkan, perusahaannya bisa memahami sikap keraguan tiap orang terhadap pemungutan suara secara online. Menurutnya, mereka hanya tidak ingin mengambil risiko mempraktikan sesuatu seperti pemilu yang mempunyai nilai penting dalam membawa perubahaan negaranya. “Mereka pun tidak mau jadi orang yang pertama yang memakai pemilu secara online, namun di satu sisi mereka juga tidak mau jadi yang terakhir,” imbuhnya.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 20, 2026 - 0

Skyrim Versi Nintendo Switch 2 Beri Update Untuk Perbaiki Frame Rate

Pemain Skyrim di Nintendo Switch 2 akhirnya bisa bernafas lega…
February 20, 2026 - 0

Unreal Tournament 2004 Kembali Rilis Untuk PC Modern

Komunitas OldUnreal merilis Unreal Tournament 2004 secara gratis dengan izin…
February 20, 2026 - 0

Harga Handheld Console Asus ROG Xbox Ally X di Jepang Meningkat Tinggi

Gamer di Jepang dikejutkan dengan kenaikan mendadak harga handheld console…
February 20, 2026 - 0

Nintendo Kembali Buru Emulator Yuzu di GitHub

Nintendo kembali mengirim DMCA ke GitHub untuk menghapus repository emulator…