Apple dan Motorola Sepakat Akhiri Perang Paten

Sejak Android diperkenalkan oleh Google pada 2007 lalu, berbagai vendor smartphone dari berbagai penjuru dunia, secara antusias telah menyambutnya dengan tangan terbuka. Namun tak disangka, kehadiran sistem operasi mobile yang sangat fenomenal itu telah menuai kecaman dari salah satu pihak, yakni Apple.
Bahkan perusahaan berlogo “buah Apel” itu paling rutin melayangkan berbagai gugatan di pengadilan atas pelanggaran paten yang dilakukan oleh berbagai vendor smartphone pengguna Android seperti Samsung, Motorola, dan HTC. Berbagai upaya tuntutan yang ditempuh, telah dilakukan oleh Apple mulai dari pengadilan hingga melakukan proses mediasi diluar pengadilan, agar memperoleh kesepakatan terhadap salah satu pelanggar patennya.
Kini, Apple tampaknya mulai melunak terhadap salah satu vendor smartphone yang melanggar hak patennya. Adalah Motorola yang kali ini akan mulai babak baru dalam melakukan perundingan dan ingin segera mengakhiri semua litigasi paten antara keduanya.
Menurut berita yang kami sadur dari Reuters, Apple dan Motorola telah sepakat untuk melakukan kerja sama dalam beberapa bidang reformasi paten. Akan tetapi, kesepakatan yang tercapai tersebut, tidak termasuk dalam melakukan silang paten antara keduanya.
Awal perseteruan antara Apple dan Motorola, terjadi pada tahun 2010. Saat itu, Motorola menuding bahwa Apple melanggar beberapa paten miliknya, yaitu jaringan 3G. Akan tetapi, Apple pun tak mau kalah dan menuntut balik pihak Motorola atas pelanggaran paten fitur yang ada pada smartphone-nya.
Kasus tersebut sempat dibawa ke pengadilan federal Chicago, Amerika Serikat. Namun, Richard Posner selaku hakim yang memimpin persidangan, menghentikan kasus tersebut pada tahun 2012. Sebab, baik Apple dan juga Motorola tidak memiliki bukti yang cukup atas pelanggaran yang dilakukan.













