Biaya Komponen Google Glass Hanya US$ 80 Saja?

Author
Ozal
Reading time:
May 4, 2014

Biaya produksi sebuah kaca mata pintar buatan Google, Google Glass, ternyata tak setinggi harga jualnya yang mencapai US$ 1.500 per unit. Sebuah website yang biasa mempreteli gadget baru dan memberi taksiran biaya produksinya, Teardown.com, telah membocorkan harga komponen perangkat wearable tersebut.

glass 7

Menurut hasil analisa Teardown setelah membongkar Google Glass, total biaya komponen yang dikeluarkan Google hanya US$ 78,78 saja. Ini pertama kalinya biaya komponen Google Glass terungkap. Sebelumnya pernah ada yang membongkar komponen kaca mata tersebut, namun tidak memberikan rincian harga komponennya.

Biaya tersebut meliputi, seperti dikutip dari Wall Street Journal, layar hanya berbiaya US$ 3; baterai US$ 1,14; storage NAND Flash 16GB US$ 8,18; SDRAM US$ 4,68; dan yang paling mahal dari semua komponen tersebut ialah prosesor OMAP 4430 berbiaya US$ 13,96.

Googleglass

Biaya yang terhitung murah itu menimbulkan sejumlah pertanyaan publik, kenapa Google bisa menjual Google Glass dengan harga yang begitu tinggi. Google Glass pun bukan dirakit di Asia seperti yang banyak dilakukan vendor lain, melainkan di California, Amerika Serikat yang menjadi markas Google.

Terlebih, seandainya Google memproduksi Google Glass dalam jumlah banyak, maka biaya produksinya pun akan menjadi jauh lebih murah. Ini mengingat sejumlah komponen yang dipesan Google dari pemasok dalam jumlah banyak, nantinya akan mendapat ‘harga grosir’ alias lebih murah.

Atas laporan Teardown ini, seorang juru bicara Google hanya berkomentar, “benar-benar salah”. Sayangnya, Ia menolak berkomentar lebih lanjut. Perlu diketahui, angka yang diberikan Teardown tidak termasuk biaya pengembangan, pemasaran, upah insinyur yang menggarapnya, dan nilai eksklusifitas dari Google Glass itu sendiri. Saat ini, Google Glass masih tersedia dalam jumlah terbatas dan belum dijual secara massal, seperti halnya smartphone Android.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 11, 2026 - 0

MMORPG Seal M on Cross Buka masa Pre-Registration

Seal M on Cross hadir sebagai revitalisasi MMORPG anyar via…
February 11, 2026 - 0

Sacred Octagon Ubah Soal Matematika Jadi Game Seru

Belajar matematika memang bukan favorit untuk sebagian anak-anak. Namun, Sacred…
February 11, 2026 - 0

Remedy Entertainment Nobatkan CEO Baru, Veteran Dari EA & CCP Games

Demi sukseskan Control Resonant, Remedy Entertainment angkat CEO baru yang…
February 11, 2026 - 0

Black Myth: Zhong Kui Berikan Trailer Spesial Rayakan Tahun Baru Imlek

Demi sambut datangnya tahun baru Imlek, Black Myth: Zhong Kui…