Hands-On Review Dell S2240T: Monitor Touchscreen dengan Stand Fleksibel

Reading time:
May 26, 2014

Kesimpulan

Dell S2240T - 15

Dell tampaknya benar-benar mendesain monitor ini dengan mengedepankan aspek touchscreen yang dimilikinya. Stand yang diberikan oleh Dell untuk monitor ini benar-benar didesain untuk mendukung penggunaan monitor ini dalam berbagai sudut kemiringan yang memungkinkan pengguna untuk mengoperasikannya di posisi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Stand tersebut juga dapat diganti ke VESA Mount dengan mudah apabila dibutuhkan. Sayangnya, VESA Mount tersebut tidak disertakan Dell dalam paket penjualan perangkat ini.

Secara umum, monitor ini memiliki kualitas tampilan yang memadai untuk berbagai kegiatan sehari-hari, mulai dari bekerja di desktop dengan berbagai aplikasi office, menonton film, hingga memainkan game. Beberapa preset mode tampilan yang dihadirkan Dell di S2240T bisa dikatakan cukup mempermudah pengguna untuk memilih mode tampilan yang sesuai dengan kebutuhan mereka di berbagai aplikasi. Pengguna yang kurang cocok dengan preset dari Dell pun bisa menyimpan konfigurasi favorit mereka di Custom Preset yang tersedia.

Terkait viewing angle, monitor ini memiliki sudut pandang yang cukup luas. Sayangnya, panel VA yang digunakan tampaknya membuat monitor yang satu ini sulit menjaga konsistensi warna bila pengguna melihat tampilan di monitor dari berbagai sudut. Oleh karena itu, untuk mendapatkan tampilan terbaik, pengguna sebaiknya mengatur posisi dari monitor ini agar sejajar dengan mata pengguna.

Perlengkapan yang disertakan Dell untuk monitor S2240T ini bisa dikatakan cukup memadai. Sayangnya, dalam paket yang kami terima, kabel power untuk adapter daya masih menggunakan standar yang tidak sesuai dengan stop kontak yang ada di Indonesia. Semoga saja di paket penjualan asli dari monitor ini, Dell menyertakan kabel yang sesuai dengan standar di Indonesia.

Kelebihan:

  • Plug-and-Play Touchscreen
  • Desain engsel stand yang memungkinkan penggunaan monitor dalam berbagai sudut kemiringan

Kekurangan:

  • Konsistensi warna yang kurang baik di berbagai sudut pandang
  • Kabel power tidak sesuai dengan standar Indonesia
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

August 15, 2026 - 0

Review HP Omnibook 3 14-hu0115TU: Laptop yang Cocok Buat Pelajar, Mahasiswa dan Pekerja Kantoran

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 11, 2026 - 0

Review Axioo Pongo 535: Harga Terjangkau Tapi Sekencang Apa?

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik Material Polikarbonat Warna…
August 6, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 16 Valorant Edition: Desain Keren, Performa Kenceng, Suhu Super Adem!

Bodi HyperX OMEN 16 Valorant Edition Form Factor Clamshell atau…

Gaming

August 30, 2026 - 0

Samsung Tampilkan 4 Monitor Gaming OLED Odyssey di Gamescom 2026

Samsung memperkenalkan jajaran monitor gaming OLED seri Odyssey baru di…
August 30, 2026 - 0

NVIDIA RTX 3060 12GB Alami Kenaikan Harga Setelah Kembali Diproduksi

Harga NVIDIA RTX 3060 12GB melonjak hingga hampir US$500 setelah…
August 30, 2026 - 0

Tencent Perlihatkan Teknologi Animasi Karakter Berbasis AI di Gamescom 2026

Tencent pamerkan brand Central Tech di Gamescom 2026, berfokus pada…
August 30, 2026 - 0

Overwatch Rush Beri Spesifikasi Minimum yang Ramah Ponsel Lawas

Menjelang rilisnya, Overwatch Rush umumkan spesifikasi minimum yang ramah dengan…