Microsoft Bangun Laboratorium Rahasia

Author
Cerira
Reading time:
May 4, 2014
microsoft-logo-sign-outside-hq-flickr

Microsoft Research (MSR) dikabarkan membentuk tim Proyek Khusus yang akan mengerjakan berbagai teknologi khusus yang bisa bermanfaat bagi perusahaan dan masyarakat. Cabang riset ini terdengar seperti deskripsi dari proyek Google-X dimana kesamaan ini disebut-sebut memang disengaja. Jika memang benar, maka proyek-proyek semacam mobil self-driving dan balon udara yang belum lama ini diumumkan Google akan dikerjakan di laboratorium khusus ini.

Menurut laporan dari ZDNet, Microsoft menunjuk Norman Whitaker, mantan deputi direktur di Information Office DARPA, yakni sebuah cabang riset khusus Departemen Pertahanan Amerika Serikat, untuk mengepalai grup tersebut. Whitaker sebelumnya menjabat sebagai Program Manager dari DARPA Urban Challenge Program yang meliputi kendaraan self-driving juga beberapa macam bot otomatis.

Jika MRS diketahui berfokus pada seni dalam bidang komputasi melalui kombinasi dari riset dasar dan terapan, maka MSR Special Project Gorup ini kurang lebih akan menjadi sebuah startup yang fokus khususnya pada teknologi disruptif generasi berikutnya. Tujuan pasti dari dibangunnya laboratorium khusus tersebut tidak diungkapkan secara pasti, namun MRS selama ini diketahui telah mengerjakan beberapa proyek yang cukup hebat seperti misalnya lift cerdas yang bisa memprediksikan dimana penumpangnya akan pergi berdasar pada pola kebiasaan penggunaan, juga mengerjakan proyek semacam cara penggunaan sensor Kinect Xbox untuk membantu orang-orang memulihkan penyakit stroke mereka. Namun proyek ini mungkin menjadi inisiatif baru yang didesain untuk mengerjakan riset-riset yang terkalibrasi untuk mendapatkan perhatian setiap orang.

selfdrivingcar-200x164

Menurut posting kerja yang dibuka Microsoft, area umum yang dituju dari tim Proyek Khusus ini akan meliputi masalah-masalah yang sulit dan menarik yang ada di area sistem, jaringan, komputasi distribusi, desain UX, piranti, cloud, mobility, mesin pelajaran atau kecerdasan artifisial, data besar dan teknologi datacenter. Singkatnya, semacam mobil self-driving, mesin pelajaran dan area terdepan lainnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 12, 2026 - 0

Stellar Blade Blood Rain Janjikan Karakter Protagonis Yang Lebih Kuat

Evie, protagonis baru untuk Stellar Blade: Blood Rain, dipastikan Shift…
June 12, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Siapkan Campaign Dengan Durasi Terpanjang

The Coalition memastikan campaign di Gears of War: E-Day akan…
June 12, 2026 - 0

Roblox Diklaim Ingin “Jalan Damai” Untuk Ratusan Gugatan Keamanan Anak

Roblox diklaim ingin selesaikan lebih dari 150 gugatan terkait dugaan…
June 12, 2026 - 0

Xbox Kaji Ulang Strategi Console Next-Gen Mereka

Xbox sedang mengevaluasi kembali pendekatan untuk Project Helix, dengan faktor…