Samsung Tetapkan Tanggal Pensiun Music Hub
Vendor smartphone nomor satu dunia, Samsung, baru saja mengumumkan rencananya yang akan menutup layanan konten musik yang dikenal sebagai “Music Hub” pada 1 Juli mendatang. Rincian lebih lanjut soal penutupan tersebut akan diinformasikan oleh pihak Samsung.

Melalui sebuah pesan yang dikirimkan ke pengguna Music Hub, Samsung menyarankan agar mereka “meluangkan waktunya untuk mengunduh semua konten yang dibelinya dan menggunakan voucher untuk Samsung Music yang tersisa sebelum 1 Juli 2014 – Setelah tanggal tersebut, layanan tidak akan tersedia lagi.”
Layanan Hub Music sendiri diluncurkan pada 2012 silam. Layanan tersebut seperti kebanyakan layanan musik digital pada umumnya, memungkinkan pengguna bisa meng-upload musik ke server cloud Samsung dan bisa diakses oleh perangkat dan pengguna lain. Pengguna juga bisa mengunduh konten musik berlisensi, namun dikenakan biaya berlangganan sekitar 9,99 Euro.
Namun memasuki Maret lalu, Samsung kemudian meluncurkan layanan streaming musik gratis bernama Milk Music yang dikhususkan untuk pengguna smartphone seri Galaxy-nya. Layanan tersebut menawarkan streaming dari 200 stasiun radio ternama dan bebas iklan. Sayangnya, Milk Music hanya dikhususkan bagi pengguna smartphone Galaxy di Amerika Serikat saja. Bisa jadi, keberadaan Music Hub “tumpang tindih” dengan Milk Music, sehingga membuat Samsung mesti mematikan salah satunya.
Meski demikian, Samsung menjanjikan bakal ada layanan pengganti dari Music Hub. Atau mungkin, Milk Music bakal bisa diakses pengguna smartphone Galaxy di seluruh dunia. “Kami ingin menginformasikan bahwa Samsung Music tidak lagi tersedia mulai 1 Juli. Namun, kami akan mengumumkan pengalaman musik yang lebih baik dan lebih lengkap sebagai pilihan pengganti Samsung Music“, kata Samsung seperti dikutip dari Techradar.











