Sony Diprediksi Bakal Merugi Hingga Tahun Depan

Author
Ozal
Reading time:
May 18, 2014

Raksasa elektronik Jepang, Sony Corp. baru saja mengalami kerugian bersih hingga 128,4 miliar Yen atau setara dengan Rp 14 triliun selama setahun fiskal penuh yang jatuh pada Maret 2014. Pihaknya pun juga memproyeksikan, akan mengalami kerugian bersih lagi pada tahun fiskal selanjutnya pada Maret 2015 mencapai 50 miliar Yen.

sony

Kondisi ini merupakan kerugian tahunan keempat Sony dalam lima tahun terakhir. Ada tiga bisnis Sony yang membuatnya mengalami kerugian sangat besar di antaranya PC, TV, dan Entertainment.

Selama tahun fiskal 2014, Sony sudah resmi mengumumkan keluar dari bisnis PC. Vaio pun telah dijual ke Japan Industrial Partners pada awal tahun ini. Dalam proses rekontruksi bisnisnya, mau tak mau Sony masih terus menanggung beban kerugian dari PC-nya yang banyak tidak terjual. Dengan ditutupnya bisnis PC, Sony bisa fokus pada bisnis smartphone-nya.

Kondisi pasar PC-nya yang suram juga menimpa bisnis Sony lainnya, yakni TV. Bahkan, Sony disarankan sejumlah investornya agar meningalkan bisnis tersebut, seperti halnya PC. Namun CEO Sony, Kazuo Hirai, tidak menghiraukannya. Menurutnya, unit TV akan tetap menjadi salah satu bisnis inti Sony, meski saat ini tengah menghadapi gempuran dari Samsung, LG, dan sejumlah vendor asal Tiongkok.

“Penjualan untuk Sony Motion Pictures juga menurun secara signifikan dari tahun ke tahun karena pendapatan dari bioskop dan home entertainment lebih rendah. Padahal tahun fiskal sebelumnya (2012-2013), kami mendapat keuntungan dari kinerja yang kuat dari film Skyfall, The Amazing Spider-Man, dan Men in Black 3,”kata Sony, seperti dikutip dari China Post.

Meski demikian, pendapatan setahun penuh Sony masih meningkat signifikan 14,3 persen menjadi 7,76 triliun Yen atau sekitar Rp 870 triliun. Pendapatannya disokong oleh rekor penjualan PlayStation 4 dan permintaan kuat untuk smartphone seri Xperia-nya. Bisnis asuransi dan keuangan yang dijalani Sony, namun sedikit orang mengetahuinya, juga ikut menopang pendapatan Sony.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 5, 2026 - 0

Kenaikan Harga Switch 2 Jadi Pertimbangan Nintendo

Nintendo akan pertimbangkan dengan matang sebelum menaikkan harga Switch 2…
February 5, 2026 - 0

Perusahaan Game Jepang Alami Penurunan Nilai Saham Massal

Pasar gaming Jepang ternyata ikut terdampak oleh penurunan nilai saham…
February 5, 2026 - 0

GTA 5 Telah Terjual Sebanyak 225 Juta Copy Hingga Saat Ini

Minat gamer akan GTA 5 ternyata masih belum padam, terbukti…
February 5, 2026 - 0

Electronic Arts Nikmati Peningkatan Keuntungan Berkat Battlefield 6

Kesuksesan penjualan Battlefield 6 menjadi pendorong keuntungan besar untuk Electronic…