Autodesk Dukung Visualisasi dan Simulasi Desain Rancang Bangun dengan Suites 2015
Tak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi dapat meningkatkan kualitas di berbagai area dan bidang, tidak terkecuali di bidang perencanaan dan desain. Bidang desain sendiri terbilang cukup banyak berkembang dan penuh dengan inovasi, seperti misalnya desain dan inovasi dari barang-barang elektronik seperti smartphone atau tablet saat ini. Selain perangkat komputer, desain juga digunakan untuk keperluan perencanaan industri infrastruktur atau bangunan sipil.

“Di masa sekarang dan di masa depan, akan banyak terjadi tantangan dalam perihal desain untuk meningkatkan beragam aspek,” ujar Gianluca Nicholas Lange, Regional Industry Manager untuk AEC/ENI, Autodesk ASEAN, dalam media exclusive interview yang diadakan di kantor Autodesk pada Selasa (10/6).
“Contohnya di area urban sendiri, sesungguhnya dapat dikatakan bahwa terdapat banyak masalah di area tersebut. Namun di area itulah terdapat beragam solusi yang bisa diterapkan untuk mendesain sekaligus membangun lingkungan dengan kualitas hidup yang lebih baik.”
Bahkan, menurut Gianluca, dengan terjadinya fenomena Big Data yang semakin marak ini, terdapat begitu banyak informasi yang dapat diolah untuk meningkatkan perencanaan sekaligus memantapkan pengambilan keputusan akan sebuah perencanaan.
Autodesk sebagai salah satu perusahaan yang menyediakan software untuk melakukan perancangan secara digital memiliki beragam portfolio untuk mewujudkan keinginan pengguna untuk merancang bangun dengan tampilan yang lebih bersih, mudah, penanganan data yang fleksibel, serta dengan perangkat desain dan teknik yang telah ditingkatkan.
“Rancang bangun untuk bangunan dan infrastruktur saat ini sudah mulai banyak yang mengadopsi teknologi Building Information Modeling (BIM), sehingga para desainer dapat merancang sekaligus memvisualisasikan serta membuat simulasi model yang mereka buat tersebut untuk mengetahui apa dampak dari hasil rancangan tersebut. Tentunya, hal ini akan membuat proyek perancangan menjadi lebih hemat biaya dan waktu, juga mampu mencegah terjadinya kesalahan dalam desain.”
Di Indonesia, sudah ada beberapa perusahaan konstruksi privat yang menggunakan metode BIM tersebut melalui software Autodesk untuk membantu rancang bangunan dan infrastruktur mereka. Autodesk sendiri memiliki Suites 2015, sebuah software yang akan membantu meningkatkan produktivitas dan desain dengan dukungan terhadap cloud. Software milik Autodesk ini diharapkan dapat menjawab semua permintaan para desainer dan pengembang dalam membangun rancangan bangunan, infrastruktur sipil, proyek minyak dan gas, dan rancang bangun lainnya.

















