Lenovo Masih Bisa Akuisisi Lagi Senilai US$ 1 Miliar?

Author
Ozal
Reading time:
June 1, 2014

Salah satu produsen elektronik terbesar asal Cina, Lenovo, tampaknya masih memiliki ambisi untuk melakukan akuisisi maupun merger perusahaan lain setelah Motorola Mobility dan bisnis server low-end IBM. Salah seorang petinggi Lenovo mengatakan, pihaknya masih bisa mengeluarkan dana mencapai US$ 1 miliar untuk melakuan hal tersebut.

lenovo

Hal ini diutarakan langsung oleh chief financial officer Lenovo, Wong Wai Ming, di saat Lenovo tengah fokus menyelesaikan transaksi akuisisi dua unit bisnis Motorola dan bisnis server IBM sekaligus. Secara gabungan, Lenovo mesti menggelontorkan dana untuk akuisisi dua perusahaan asal Amerika Serikat itu mencapai US$ 5,21 miliar.

Kami masih bisa melakukan transaksi akuisisi senilai US$ 1 miliar“, ujar Ming ketika ditanyai, kesanggupan dana Lenovo untuk melakukan akuisisi lagi, seperti dikutip dari Wall Street Journal.

Lenovo sendiri masih memiliki cadangan kas yang cukup melimpah. Pada akhir Maret lalu, cadangan kas bersih yang dimiliki Lenovo mencapai US$ 3,5 miliar dan pinjaman bank sebesar US$ 445 juta. Lenovo juga baru saja membuka penawaran obligasinya yang diperkirakan bisa mencapai US$ 1,5 miliar. Kendati demikian, Wong masih enggan membocorkan, perusahaan atau unit bisnis mana lagi yang bakal dicaplok Lenovo.

Eksekutif tersebut menambahkan, “Kami saat ini masih terus mengamati. Pasalnya, merger dan akuisisi seperti halnya ‘berpacaran’. Jika seseorang yang tetap akhirnya datang ke Anda dan Anda malah tak mengambil peluang tersebut, Ia bakal pindah ke lain hati“.

Pernyataan anekdot tersebut merujuk pada pembelian unit bisnis ponsel Motorola Mobility dari tangan Google senilai US$ 2,91 miliar. Menurutnya, Lenovo bukan satu-satunya perusahaan yang ingin membeli bisnis Google tersebut. “Kami tidak bisa datang ke Google lalu berkata, beri saya waktu enam bulan. Jika Lenovo tidak membeli Motorola Mobility (dengan cepat), orang lain bakal menyambarnya“, imbuhnya.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Laptop Gaming kekinian tuh harusnya kayak gini. Ini adalah “ASUS…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 20, 2026 - 0

Epic Games Akan Rombak Store Launcher Supaya Lebih Cepat

Epic Games siapkan perombakan besar untuk Epic Games Store, dan…
June 20, 2026 - 0

Sony Mulai Andalkan AI untuk Masa Depan PlayStation

Sony mengungkap rencana penggunaan AI untuk pengembangan game, PS Store,…
June 19, 2026 - 0

Tanggal Rilis GTA 6 Hilang dari Situs Rockstar, Picu Kekhawatiran Akan Delay

Akibat hilangnya tanggal rilis GTA 6 dari situs Rockstar Games…
June 19, 2026 - 0

Pasar Game Global Cetak Rekor Pendapatan di Tengah Gelombang PHK

Pendapatan pasar game global tembus $201,6 miliar pada 2025, di…