LinkedIn Rilis Data Demografi Karyawannya

Author
Cerira
Reading time:
June 15, 2014
jeff-weiner LinkedIn

LinkedIn baru saja merilis data demografi karyawannya untuk pertama kalinya pada hari Selasa lalu. Dari data tersebut terungkap bahwa sebagian besar tenaga kerja di media sosial untuk profesional tersebut sebagian besar berjenis kelamin laki-laki dan berkulit putih.

Data demografi yang dirilis LinkedIn tersebut menyusul data serupa yang dirilis Google akhir bulan lalu. Dalam rilisnya, Google menyebutkan bahwa mereka memiliki karyawan laki-laki sebanyak 70% dan sebanyak 61% merupakan warga Amerika Serikat berkulit putih. Dalam pekerjaan yang terkait dengan teknologi, Google memiliki 83% karyawan pria yang bekerja di sana.

Sedangkan dalam rilis LinkedIn, CEO LinkedIn Jeff Weiner menyebutkan bahwa LinkedIn kini memiliki total 5400 plus karyawan dimana 82% di antaranya yang duduk di posisi teknologi diisi oleh karyawan laki-laki. Dan secara etnis, sebanyak 53% karyawan merupakan warga Amerika Serikat berkulit putih dan 38% berasal dari Asia. Hal ini bisa diartikan bahwa pekerja berkulit hitam, hispanik dan kelompok etnis lain hanya memiliki prosentase kurang dari 10% dari seluruh karyawan yang berasal dari Amerika Serikat. Dari data tersebut terlihat bahwa untuk karyawan yang bekerja di bidang teknologi, baik Google maupun LinkedIn memiliki data yang identik. Weiner sendiri menyatakan bahwa mereka belumlah seperti apa yang diharapkan. Mereka ingin dan bisa melakukan lebih baik lagi daripada apa yang sudah dilakukan saat ini.

linkedIn-screenshot

Data demografi yang dikeluarkan sejumlah perusahaan teknologi raksasa terkait dengan isu gender memang sudah biasa. Hal ini menunjukkan bahwa posisi wanita kurang terwakili dalam posisi yang membutuhkan pendidikan STEM. Dan nampaknya Google dan LinkedIn dengan sengaja memunculkan hal ini, membawa isu tersebut ke permukaan dan membaginya secara umum untuk mendorong peningkatan tenaga kerja wanita di perusahaan teknologi raksasa.

LinkedIn sendiri sejak 2011 telah bekerjasama dengan Year Up, sebuah perusahaan non-profit yang menyediakan pekerja terampil dan dukungan kepada pemuda perkotaan dan juga bekerjasama dengan Anita Borg Institute, lembaga non-profit lainnya yang berdeddikasi untuk menyalurkan lebih banyak tenaga kerja wanita ke komunitas teknologi. LinkedIn juga menyelenggarakan hackathon developer tahunan khusus untuk insinyur wanita.

Menurut salah satu juru bicaranya, LinkedIn pada dasarnya ingin mendapat talent terbaik dalam dunia kerja di LinkedIn, tanpa melihat pada identitas pekerjanya. Bagian terbesar dari masalah tersebut bagi LinkedIn adalah melakukan apa yang terbaik yang bisa dilakukan untuk meningkatkan bakat-bakat di bidangnya. Itu bukanlah hal yang bisa dipenuhi dalam waktu singkat, namun merupakan sesuatu yang diyakini bisa dipenuhi oleh semua industri di waktu yang akan datang.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

March 2, 2026 - 0

Bloodborne Remake Sempat Diusulkan Bluepoint Games Sebelum Studio Ditutup

Ternyata Bluepoint Games sempat usulkan untuk buat Bloodborne Remake sebelum…
March 2, 2026 - 0

Resident Evil Requiem Raih User Score Tertinggi di Metacritic

Resident Evil Requiem berhasil meraih user score tertinggi di platform…
March 2, 2026 - 0

Rumor: Starfield Diklaim Akan Rilis di PS5 Pada Awal April 2026

Kabar mengenai rilisnya Starfield di PS5 kembali merebak, dengan klaim…
March 2, 2026 - 0

Nintendo Direct Indie World Showcase Kembali Hadir di Maret ini

Nintendo Direct akhirnya kembali tampilkan jajaran game indie yang akan…