Pabrik Motorola di Texas Tutup

Author
Cerira
Reading time:
June 5, 2014

Dengan alasan rendahnya penjualan dan biaya produksi yang terlalu tinggi, Motorola dikabarkan akan menutup pabriknya di Fort Worth, Texas Utara, akhir tahun ini. Pabrik tersebut belum setahun beroperasi dan dibangun untuk memproduksi Moto X. Saat itu, Motorola yang baru saja diakuisisi Google mengggembar-gemborkan bahwa pabrik tersebut akan menjadi pabrik pertama yang digunakan untuk memproduksi smartphone di Amerika Serikat meskipun sudah diketahui bahwa biaya produksi di negara Paman Sam tersebut akan sangat tinggi.

Motorola-sign-537x302

Padahal dalam setahun terakhir,  Motorola cukup sukses menghadirkan dua smartphone terbarunya, Moto G dan Moto E. Terobosan Motorola dalam menghadirkan smartphone berkualitas namun berharga terjangkau tersebut cukup mendapat sambutan positif dari pasar.

Pabrik tersebut pernah mempekerjakan 3800 pegawai namun kini hanya menyisakan 700 orang pegawai saja yang mengerjakan pesanan Moto X. Pabrik itu sendiri dijalankan oleh Flextronics International Ltd. perusahaan asal Singapura yang dikontrak Google untuk mengoperasikannya. Google menampik bahwa penutupan pabrik tersebut terkait dengan perpindahan tangan Motorola ke Lenovo.

Menurut Rick Osterloh, Presiden Motorola kepada Wall Street Journal, Motorola mengakui bahwa pasar Amerika Utara sangat berat. Hal tersebut memang masuk akal karena memproduksi piranti di Amerika Serikat memang tidak murah sama sekali. Dan perusahaan tersebut saat ini tengah fokus untuk merilis piranti untuk kelas pemula yang notabene berharga terjangkau. Untuk Moto G saja ‘hanya’ dibanderol dengan harga US$219, sedangkan Moto E dibanderol dengan harga yang lebih murah lagi, yakni US$129. Kedua smartphone tersebut meraih banyak sukses di negara berkembang seperti India dan negara Asia lainnya.

flextronics

Konsep dari smartphone tersebut memang dibuat di Amerika Serikat dan banyak ponsel lainnya yang didesain di sana. Perakitan menjadi tahap akhir dari proses produksi, namun dengan pabrik di Amerika Serikat, Motorola bisa memberikan stempel ‘Made in the USA’ untuk smartphonenya. Biaya tersebut membengkak untuk chip, baterai dan display yang sebenarnya dibawa dari Asia sehingga jika dinalar memproduksi smartphone tersebut di Amerika Serikat menjadi tidak masuk akal.

Dalam keterangannya Google menyatakan, bahwa mereka masih akan memproduksi smartphone di pabriknya tersebut, namun hanya akan membuat piranti yang sudah dipesan dan akan dibuat lalu didistribusikan ke semua tempat di Amerika Serikat dalam waktu lima hari. Direncanakan, Motorola Mobility akan melanjutkan mengembangkan Moto X di Brazil dan Cina agar ongkos tenaga kerja dan pengapalan tidak terlalu tinggi.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 8, 2026 - 0

Review ASUS Vivobook S14 OLED (S5406SAL): Baterai Awet, Bodi Ringkas, Multitasking Lancar

Nyari laptop yang baterainya tahan seharian? Kalian harus tonton pembahasan…
July 7, 2026 - 0

2 Tahun Laptop Snapdragon: Makin Kencang atau Makin Mengecewakan?

Eh, kalian sadar tidak? Laptop Snapdragon X Series itu udah…
July 6, 2026 - 0

Review Acer Swift Go 14 AI Pro Edition: Ringan, Ringkas, Baterai Awet dan Bisa Gaming?

Laptop se-tipis, se-ringan dan se-cantik ini bisa main game Triple-A?…
July 4, 2026 - 0

Laptop Windows RAM Cuma 8 GB? Bisa Buat Apa? feat. Infinix XBOOK 15

Harga RAM naik tinggi banget dan sepertinya susah turun dalam…

Gaming

July 10, 2026 - 0

Valve Rilis Driver Sistem Operasi Windows untuk Steam Machine

Valve resmi merilis driver Windows untuk Steam Machine, memungkinkan instalasi…
July 10, 2026 - 0

Sony Tawarkan Diskon Ketika Pengguna Batalkan PlayStation Plus

Sony dikabarkan menawarkan diskon kepada pengguna yang hendak membatalkan PlayStation…
July 10, 2026 - 0

Roblox Update Sistem Pelaporan Supaya Lebih Informatif

Roblox memperbarui sistem pelaporan mereka dengan proses yang lebih sederhana,…
July 9, 2026 - 0

Petisi Menentang Kebijakan Sony Terus Mendapatkan Dukungan Besar

Petisi "Don't Kill the Disc" terus mendapatkan dukungan besar sebagai…