Swatch Jadi Pemasok Komponen Smartwatch

Author
Ozal
Reading time:
June 26, 2014

Raksasa jam tangan Swiss, Swatch Group tidak keberatan kehilangan posisinya di pasar jam tangan pintar yang kini tengah dikejar sejumlah pemain industri IT. Pihaknya hanya tak ingin terburu-buru membuat perangkat wearable. Bila harus memilih untuk jangka pendek bisnisnya, Swatch lebih tertarik berada di belakang layar dari pasar tersebut.

swatch 2

CEO Swatch Gour Nick Hayek mengatakan, perusahaannya sebenarnya telah memiliki semua teknologi yang dibutuhkan untuk membuat sebuah smartwatch. Namun bukan itu yang dimaksud. Swatch lebih ingin menjadi pemasok yang menjual komponen smartwatch ke perusahaan lain terlebih dahulu. Meski demikian, tidak menutup kemungkinkan, pihaknya juga akan masuk ke pasar smartwatch dengan memanfaatkan kemampuan distribusi globalnya.

“Anda tidak akan melihat kami berpartisipasi dalam persaingan tentang siapa yang akan memperkenalkannya terlebih dahulu. Masih ada resistensi besar dari konsumen, jadi kami akan menunggu,” ungkap Hayek, seperti dikutip dari Bloomberg.

Sayangnya, Hayek tidak mengungkapkan sejumlah nama kliennya yang telah membeli komponen smartwatch dari Swatch. Ia hanya menyiratkan, kliennya itu termasuk pembuat gelang kesehatan dari Amerika Serikat.

Penjualan suku cadang untuk jam tangan pintar ini diperkirakan bisa meningkatkan pendapatan Swatch mencapai US$ 220 juta per tahun, menurut analis. “Mereka berada satu kaki di belakang pintu, sehingga risikonya tidak terlalu tinggi. Setelah pasar smartwatch berkembang, mereka akan siap untuk masuk dengan kecepatan penuh,” ujar Jean-Paul Jeckelmann, kepala investasi Banque Bonhote & Cie.

swatch

Sebenarnya ini bukan pertama kali, Swatch bermain di pasar jam tangan pintar. Sepuluh tahun yang lalu, Swatch pun pernah bekerja sama dengan Microsoft, meluncurkan smartwatch yang disebut “Paparazzi”. Jam tangan tersebut memungkinkan penggunanya dapat mengakses berita, horoskop, pergerakan harga saham, hingga informasi real-time melalui gelombang radio. Sayangnya, produk tersebut dianggap gagal dalam menciptakan tren teknologi kala itu.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

September 25, 2026 - 0

Review Axioo Hype 5 AMD X6-11: Prosesor Kenceng, RAM 16 GB LPDDR5, Harga Rp 8 Jutaan?

Ini adalah laptop thin and light terbaru dari Axioo yang…
September 23, 2026 - 0

Review ADVAN Air Neo: ADVAN Punya Laptop Super Ringan?

Ini adalah laptop Ultra Thin – Ultra Light terbaru dari…
September 7, 2026 - 0

Podcast: Axioo Pakai “ODM Sampah”? ini Penjelasannya!

Harga RAM naik. Harga SSD naik. Nilai tukar Dolar naik.…
September 4, 2026 - 0

Review Acer Swift Air 14 AI: Laptop Kekinian Harusnya Begini!

Ini adalah laptop thin and light 2026 yang sangat kami…

Gaming

September 28, 2026 - 0

WiCi Berikan Solusi Gaming High-End via External GPU Nirkabel

WiCi One menghadirkan eGPU RTX 5060 Ti dan RTX 5090…
September 27, 2026 - 0

Fortnite Dituduh Mendorong Pemain Belia Untuk Belanja Microtransaction

Fortnite digugat hukum di negeri Belanda atas dugaan beri tekanan…
September 27, 2026 - 0

MSI Luncurkan Monitor Gaming 27 Inci 5K Dual Mode MAG 271KPD7

MSI MAG 271KPD7 menawarkan resolusi super besar dan refresh rate…
September 27, 2026 - 0

8BitDo Rilis Controller Bertema Tomb Raider 30th Anniversary

8BitDo merilis controller bertemakan Tomb Raider 30th Anniversary, dilengkapi TMR…