Cina Anggap Fitur Tracking iPhone Bahayakan Keamanan Nasional
Pemerintah Cina baru saja mengumumkana sebuah peraturan resmi mengenai penggunaan OS terbaru dari Microsoft, yakni Windows 8. Pemerintah Cina melarang penggunaan OS Windows 8 ini, khususnya untuk seluruh perangkat komputer yang digunakan di seluruh kantor pemerintahan namun tidak melarang untuk penggunaannya dikalangan publik atau umum.

Setelah melakukan pelarangan terhadap OS Windows 8 pada seluruh kantor instansi pemerintah, ternyata Cina juga membidik ke target berikutnya pada salah satu perusahaan rival besar Microsoft, yaitu Apple. Setelah bocornya informasi mengenai program mata-mata NSA yang dibocorkan oleh Snowden, membuat pemerintah Cina merasa was-was dengan peredaran smartphone iPhone milik Apple di negerinya. Hal tersebut dikarenakan bahwa fitur tracking yang tertanam di dalam smartphone iPhone yang menggunakan iOS 7 ini dianggap berpotensi membahayakan keamanan nasional di negeri itu sendiri.
Walaupun data-data yang didapat oleh fitur tracking iPhone ini hanya akan di upload ke server milik Apple, tetapi pemerintah Cina tidak bisa begitu saja mempercayai bahwa data ini akan menjadi rahasia yang tersimpan begitu saja di server milik Apple. Pemerintah Cina masih tetap meragukan keamanan yang dimiliki oleh Apple, apalagi setelah beredarnya program mata-mata yang dilakukan NSA. Namun sampai saat ini, pemerintah Cina belum memiliki keputusan dan berencana melarang peredaran iPhone di negara yang dijuluki sebagai negeri tirai bambu.
SUMBER : ENGADGET













