FBI: Mobil Otomatis Bisa Dijadikan Sebagai Senjata Mematikan

Reading time:
July 17, 2014
volvo 2

Pada Agustus 2012, Google secara resmi mengumumkan mobil otomatis (self-driving) buatannya yang diklaim sudah dilakukan pengujian jarak tempuh hingga 300.000 mil sejak 2009. Keberhasilan Google dalam mengembangkan mobil otomatis ini memang menuai decak kagum sebagian besar kalangan karena kemampuannya yang dapat memahami ribuan kondisi lingkungan jalan di sekitarnya. Bahkan pihak Google juga mengklaim bahwa mobil otomatis besutannya jauh lebih aman dibandingkan pengemudi pro.

Akan tetapi, salah satu badan keamanan Amerika Serikat, FBI, memiliki pandangan lain terhadap perkembangan munculnya mobil otomatis tersebut. Menurut berita yang kami sadur dari Ubergizmo, FBI menganggap bahwa mobil otomatis sangat memungkinkan digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk dijadikan sebagai senjata mematikan.

FBI juga menuturkan bahwa mobil otomatis yang dilengkapi dengan mekanisme robot dan kecerdasan buatan AI (Artificial Intelligence) tersebut, bisa saja diprogram ulang untuk mematuhi aturan tertentu. Selain itu, FBI juga menganggap bahwa mobil otomatis ini bisa saja dijadikan sebagai bom bunuh diri yang dikemudikan oleh teroris.

Sayangnya, pihak Google sebagai pengembang mobil ototmatis tersebut belum memberikan pernyataan terkait dugaan yang disampaikan oleh FBI. Chris Urmson, selaku kepala pimpinan Google Self-driving Cars Project, menuturkan pada saat mempresentasikan hasil uji coba, “Mobil jarang bertabrakan dengan jarak dekat. Mobil kami pun mengemudi lebih lancar dan lebih aman daripada pengemudi profesional terlatih kami,”.

Saat ini, Google memang tengah menunggu persetujuan dari pemerintah daerah di Amerika Serikat, kapan mobil otomatisnya tersebut dapat melenggang di jalanan. Chris juga memandang bahwa kecelakaan tak terelakan bisa kemungkinan terjadi dan tentunya produsen mobil dan juga pengembang teknologi tersebut akan bertanggung jawab.

 

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

April 13, 2026 - 0

Review Axioo Hype AI 5: Racikan Kencang Merk Lokal dengan Intel Core Ultra

Ini Laptop tipis dan ringan pertama dari Axioo dengan prosesor…
April 10, 2026 - 0

Review ADVAN Workplus AI: Makin “Plus” Buat Kerja Berat dan Main Game

Laptop tipis dan ringan ini punya tipe GPU yang mirip…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Ini adalah ASUS Zenbook S 16 OLED keluaran 2026. Desainnya…

Gaming

April 25, 2026 - 0

Xbox Fokus Perkuat Game Pass Dengan Tekankan Harga dan Fleksibilitas

Xbox tetapkan Game Pass sebagai prioritas layanan utama, dengan fokus…
April 24, 2026 - 0

Avalanche Studios Buka Rekrutmen untuk Proyek Game AAA Baru

Kreator dari seri Just Cause, Avalanche Studios, membuka rekrutmen untuk…
April 24, 2026 - 0

Xbox Tinggalkan Branding Microsoft Gaming & Siap Evaluasi Eksklusivitas

Xbox resmi kembali ke branding lama mereka, sambil siapkan untuk…
April 24, 2026 - 0

Assassin’s Creed Black Flag Resynced Rilis Reveal Trailer

Akhirnya semua yang menjadi pertanyaan fans dan prediksi komunitas terjawab…