Ini Alasan BlackBerry Memilih Desain Kotak untuk ‘Passport’

Beberapa waktu yang lalu CEO BlackBerry John Chen sudah memamerkan BlackBerry seri terbarunya yang disebut Passport. Seri terbaru tersebut berbentuk cukup unik karena memiliki desain layar kotak dan tidak persegi panjang dengan ukuran resolusi yang tidak biasa, plus papan keypad qwerty 3 baris. Banyak yang menilai desain tersebut aneh dan bahkan menggelikan. Namun ada alasan khusus dari BlackBerry sehingga memilih desain kotak dan bukan persegi panjang. Bahkan BlackBerry membuat casing khusus untuk ‘phablet’ nya tersebut.
BlackBerry sebelumnya tidak memberikan spesifikasi resmi dari piranti terbarunya, selain penampakan wujud asli dari Passport. Pada Selasa lalu, BlackBerry merilis spesifikasi resmi dari Passport dalam halaman blognya. Disebutkan bahwa Passport memiliki layar selebar 4.5 inch dengan resolusi 1440 x 1440 piksel dan kerapatan 453 ppi piksel. Layar tersebut menggunakan tipe kapasitif dengan 16 juta warna. Ukuran tersebut menawarkan ruang pandang yang sama dengan display berukuran 5 inch namun dengan pengalaman tampilan lebih baik karena lebarnya yang lebih dibanding untuk ukuran 5 inch. Ukuran tersebut juga diklaim BlackBerry bisa memaksimalkan fungsi baca di piranti tersebut.
Dalam pernyataannya disebutkan, berdasarkan pada tipologi akademis, jumlah karakter optimal dalam sebaris buku adalah 66 karakter dimana pada smartphone persegi panjang yang beredar saat ini rata-rata hanya bisa memuat sekitar 40 karakter saja. Dan BlackBerry Passport menawarkan ukuran dan aspek rasio untuk mengakomodir jumlah karakter ini mealui Passport yang bisa memuat hingga 60 karakter, atau hampir mendekati jumlah proporsional. BlackBerry juga memberikan alasan bahwa layar lebar yang dimiliki Passport sangat berguna saat digunakan membaca tampilan tabel medis, tabel kerja, juga dokumen lain yang lebih mendetail. Beberapa pengguna mengaku mereka percaya bahwa ukuran tipis dari sebuah piranti akan menetralkan manfaat visibilitas yang mungkin diberikan.
Passport sendiri menggunakan keypad dengan ukuran unik, hanya menyediakan 3 baris tombol qwerty juga menghilangkan beberapa kunci populer seperti shift dan caps lock. BlackBerry sendiri menjelaskan keputusannya untuk membuat keypad semacam ini sebagai cara efisiensi dan kecepatan dalam penulisan karena ‘saat Anda ingin mengetik cerita atau catatan, keyboard virtual tidak akan menutupi sebagian besar layar’. BlackBerry Passport sendiri rencananya akan diluncurkan pada musim gugur mendatang, atau sekitar bulan September namun harganya belum ditentukan.

















