Intel Siap Menjadi Motor Penggerak Internet of Things

Reading time:
July 16, 2014

Perangkat dengan akses Internet makin berkembang. Bila dulu kita hanya mengenal sedikit perangkat yang bisa terhubung ke Internet, kini semakin banyak perangkat yang sebelumnya tidak kita duga akan terhubung ke Internet menjadi dapat terhubung dengan mudah. Sinergi dari berbagai perangkat yang terhubung ke Internet-pun kini memudahkan kita, sebagai pengguna, untuk melakukan berbagai hal dalam kehidupan kita. Itulah yang mendorong terbentuknya ide Internet of Things, kemampuan komputasi dari berbagai perangkat yang terhubung ke Internet yang disatukan untuk membantu mempermudah berbagai bidang di kehidupan manusia.

Bapak Harry K. Nugraha, Channel Bussiness Director Intel Indonesia, membahas dukungan Intel terhadap Internet of Things.
Bapak Harry K. Nugraha, Channel Bussiness Director Intel Indonesia, membahas dukungan Intel terhadap Internet of Things.

Intel, sebagai salah satu raksasa teknologi dunia, benar-benar memberikan dukungan yang besar kepada Internet of Things. Selama ini, Intel dikenal sebagai produsen prosesor yang handal yang produknya dapat ditemui di berbagai perangkat, seperti PC desktop, laptop, dan tablet. Kini, prosesor dari Intel pun dapat ditemukan di berbagai perangkat terhubung ke Internet yang lain. Hal itu membuat Intel memiliki dasar yang kuat dalam mendukung Internet of Things karena teknologi Intel digunakan baik di pusat, misalnya server dengan prosesor Xeon, hingga di ujung-ujung terdekat dengan manusia.

Selain melalui produk prosesor mereka, Intel juga mendukung Internet of Things melalui pengembangan teknologi-teknologi baru yang mendukung interaksi yang lebih baik antara manusia dengan komputer. Salah satu wujud dari hal tersebut adalah RealSense yang memungkinkan komputer memiliki indera seperti manusia, termasuk dapat melihat dengan lebih baik berkat penggunaan 3D Camera. Bagi Intel, interaksi manusia dengan komputer yang lebih baik tentu akan menghasilkan manfaat yang lebih besar dari komputer untuk membantu kehidupan manusia, termasuk juga dalam Internet of Things ini.

Developer aplikasi dan game dari Indonesia, termasuk Digital Happiness, developer dari game Dreadout, memiliki potensi yang besar untuk mendukung Internet of Things.
Developer aplikasi dan game dari Indonesia, termasuk Digital Happiness, developer dari game Dreadout, memiliki potensi yang besar untuk mendukung Internet of Things.

Terkait Internet of Things di Indonesia, Intel berupaya mendukung pengembangan hal tersebut dengan menggandeng developer lokal. Menurut pihak Intel, developer lokal, walaupun memiliki berbagai keterbatasan, kemampuannya tidaklah boleh dipandang sebelah mata. Developer Indonesia memiliki potensi untuk menghasilkan sesuatu yang sangat berguna di Internet of Things, termasuk salah satunya dengan memanfaatkan berbagai teknologi baru hasil kreasi Intel untuk mempermudah berbagai bidang di kehidupan manusia.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…