Kampus di Jepang Bersaing Buat Superkomputer Tercepat

Author
Ozal
Reading time:
July 16, 2014

Sejumlah universitas di Jepang berencana memiliki superkomputer tercepat pada 2016 mendatang. Mereka saling bersaing menghadirkan mesin yang mampu menangani layanan komputasi berat “Big-Data” di masa mendatang.

jepang

Salah satu yang turut menghadirkan superkomputer ialah Tokyo Institute of Technology. Pihak universitas bekerja sama dengan sejumlah sektor swasta dalam mengembangkan Tsubame 3.0, sebuah superkomputer yang mampu melakukan komputasi 20-30 petaflops per detik. Tsubame 3.0 ini diklaim bakal dua hingga tiga kali lebih cepat dari K, superkomputer tercepat di Jepang yang ada saat ini.

Pihaknya akan merancang Tsubame 3.0 dengan menggunakan CPU dan chip semikonduktor image-processing yang tersedia di pasaran. Harapannya, mereka ingin Tsubame 3.0 mampu menghasilkan kinerja terbaiknya tetapi tetap mengefisiensikan daya yang dibutuhkan. Biaya pengembangan tersebut diperkirakan bakal mencapai 4 miliar yen atau sekitar Rp 400 miliar.

Sementara itu, University of Tokyo memilih bekerja sama dengan University of Tsukaba untuk mengembangkan superkomputer generasi berikutnya. Kinerjanya kemungkinan besar akan setara dengan Tsubame 3.0 yang dibuat Tokyo Institute of Technology. Adapun biaya pengembangannya sendiri diperkirakan mencapai sekitar 10 miliar yen atau Rp 1,1 triliun.

Kegunaan supercomputer sendiri ditujukan untuk pengembangkan produk dan layanan baru melalui analis big-data. Supercomputer sangat berguna bagi perusahaan, di antaranya perusahaan otomotif. Mereka dengan mudah mengembangkan mobil baru dengan sejumlah inovasinya melalui bantuan mesin tersebut. Sedangkan bagi perusahaan farmasi bertujuan agar dapat menemukan formula obat dan antivirus baru.

Selain itu, tujuan utama sejumlah universitas tersebut, seperti dikutip dari harian bisnis Nikkei, ialah ingin memajukan Jepang dalam pentas kompetisi superkomputer dunia. Apalagi dalam beberapa tahun terakhir ini, pengembangan superkomputer masih dipimpin oleh negara China dan Amerika Serikat.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Ini adalah laptop gaming terbaru dari HP yang baru aja…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Ini Laptop Covertible paling terjangkau dari ADVAN untuk saat ini.…
March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Laptop pakai Intel Core Ultra 5 cuma Rp 8 Juta?…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Hei Lenovo! Kalian itu mau sedekah?! Masa’ harga Laptop Gaming…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…