Kurang dari 25% Piranti Android Kompatibel dengan Smartwatch

Perkembangan piranti wearable semacam smartwatch memang sangat pesat. Banyak vendor yang kini sudah merilis piranti wearable mereka dengan berbagai desain dan kemampuan. Bahkan di ajang Google I/O lalu, dipamerkan berbagai Android Wear dengan berbagai bentuk dan desain. Namun yang harus dipertanyakan adalah, apakah piranti wearable tersebut kompatibel dengan kebanyakan piranti Android yang saat ini beredar di pasaran?
Ternyata kenyataannya tidak. Menurut Google, Android Wear yang saat ini beredar di pasaran dijalankan dengan OS Android 4.3 ke atas sehingga dibutuhkan smartphone atau tablet yang juga menggunakan OS Android 4.3 ke atas. Padahal di pasaran, piranti Android yang dijalankan dengan versi tersebut jumlahnya kurang dari 25% dan mayoritas piranti Android masih dijalankan dengan OS versi di bawah 4.3.

Menurut data terakhir yang dipublikasikan Google pada 4 Juni lalu di blog Android Developers, saat ini dari seluruh piranti Android yang beredar di pasaran, yang dijalankan dengan Android 4.4 KitKat ada sekitar 13.5% sedangkan piranti yang dijalankan dengan Android 4.3 hanya sekitar 10.3% saja. Sehingga jika ditotal, piranti yang dijalankan dengan Android versi terbaru tersebut hanya ada sekitar 23.9 % saja.
Sebagian besar piranti Android yang beredar di pasaran saat ini masih menggunakan software yang belum diperbarui sehingga tidak akan bisa kompatibel dengan Android Wear yang saat ini sudah beredar. Cepat atau lambat, konsumen memang akan membeli piranti Android versi terbaru. Namun hal tersebut tentunya memakan waktu yang cukup lama, padahal Android Wear juga semakin banyak beredar dan tentunya dengan versi yang lebih baru lagi. Saat ini jika pemilik piranti Android yang ingin memiliki piranti wearable dan ingin mensinkronkan dengan piranti mereka tersebut, mau tak mau harus mengupgrade OS atau jika tidak bisa diupgrade, maka mereka harus membeli piranti Android baru dengan OS terbaru agar bisa kompatibel.












