Penjualan VGA dan Laptop AMD Lebih Baik dari Prosesor
Perusahaan AMD (Advanced Micro Devices) baru saja mengumumkan hasil laporan keuangannya selama kuartal kedua (April – Juni) tahun ini. hasilnya cukup positif dengan pendapatan keseluruhan naik 24 persen dibanding kuartal yang sama pada tahun lalu.

Perolehan pendapatan AMD pada kuartal kedua tahun ini mencapai US$ 1,44 miliar atau naik 24 persen dari kuartal kedua tahun lalu. Angka tersebut sejalan dengan yang diperkirakan analis bahwa AMD bisa meraih pendapatan sekitar US$ 1,438 miliar.
Meski begitu, pihaknya masih harus menelan kerugian bersih mencapai US$ 36 juta. Dalam hal ini, divisi Computing Solution, yakni unit bisnis prosesor AMD yang menunjukkan gejala negaitf. Pendapatannya pada divisi tersebut telah mengalami penurunan sebesar 20 persen atau menjadi US$ 669 juta dibanding kuartal yang sama pada tahun lalu.
Menurut AMD, hal ini lantaran pengiriman prosesor untuk perangkat PC dekstop di kuartal kedua tahun ini telah menurun. Kendati demikian AMD beruntung, penjualan laptop yang ditopang penuh chipset-nya justru melonjak.
AMD sendiri sebenarnya sudah mulai khawatir dengan pasar PC, terutama hardware pada dekstop yang mulai melemah. Dalam dua tahun terakhir ini, AMD mulai menggeser model bisnis untuk lebih fokus ke pasar VGA ataupun chip custom pihak ketiga. Tampaknya, sulit bagi AMD mengambil alih pasar prosesor PC dari tangan Intel. Kedua bisnis tersebut merupakan bagian dari divisi Graphics and Visual Solutions (GVS).Salah satu kesuksesan AMD dari bisnisnya di chip custom ialah menjadi pemasok utama chip prosesor maupun grafis untuk Xbox One dan PlayStation 4.
Sumber: Computer World

















