[PR] Studi Global Menunjukan Peran TI Terus Berkembang Pesat dalam Inovasi

Reading time:
July 1, 2014

Studi Global Menunjukan bahwa Peran TI Terus Berkembang Pesat dalam Inovasi dan Memperluas Inovasi Teknologi untuk Kesuksesan Bisnis

Anggaran Belanja TI di Sektor Bisnis diperkirakan Meningkat Hingga 45% dalam 3 Tahun

INDONESIA, 1 JULI 2014- Berdasarkan studi terbaru dari CA Technologies (NASDAQ : CA) yaitu “TechInsights Report: The Changing Role of IT and What to Do About It,” CIO di Asia Pasifik dan Jepang (APJ) memimpin dunia dan melihat TI sebagai suatu hal yang “sangat strategis dan penting” atau “mendasar” bagi kepentingan bisnis.

(* Statistik: 89 persen dari CIO di APJ menanggap bahwa TI sangat strategis dan penting atau mendasar bagi kepentingan bisnis dibandingkan dengan 78 persen di Eropa dan 51 persen di Amerika Serikat.)

Penelitian ini juga memperjelas dugaan banyak kalangan industri saat ini yaitu: peran TI dilihat semakin penting dalam mendukung bisnis, pengeluaran TI tumbuh dengan lini bisnis lainnya.

Lebih dari sepertiga (36 persen) belanja TI saat ini terjadi di luar departemen TI pada banyak perusahaan di APJ. Hal ini jelas menunjukkan bahwa transformasi teknologi dari pengelolaan TI terpusat ke aktivasi pengelolaan bisnis yang luas, dan redifinisi bagaimana teknologi dibeli, dikerjakan dan digunakan. Selain itu, dalam waktu tiga tahun, jumlah belanja TI yang dikendalikan oleh lini bisnis diperkirakan akan meningkat menjadi 45 persen.

Konsekuensi bagi para pemimpin TI sangat besar. Saat ini, mereka harus menjadi penasehat senior yang tidak hanya mengelola tetapi juga mempengaruhi dan membimbing investasi TI perusahaan secarastrategis.

Saat transformasi bisnis yang didorong oleh perangkat lunak yang menjadi ‘kesepakatan bersama saat ini dan bisnis menggunakan aplikasi baru untuk melibatkan karyawan dan pelanggan, peran TI dalam perusahaan di APJ akan mulai bergeser lebih cepat menuju tren yang ada saat ini.

Mengomentari temuan yang ada, Kenneth Arredondo, President & General Manager, Asia Pacific & Japan, CA Technologies mengatakan: “Software dan teknologi mengubah organisasi di Asia Pasifik dan Jepang, menciptakan bisnis baru dari bawah ke atas dan bahkan merevolusi industri. Pelanggan menuntut aplikasi baru dan pengalaman seperti apa yang mereka inginkan. Karyawan membutuhkan sarana agar selangkah lebih maju dalam kompetisi. Akibatnya, kita melihat pergeseran bagaimana teknologi terlihat, dibeli, digunakan dan disebarkan di seluruh wilayah perusahaan tersebut. Departemen TI harus berkembang dari penyedia sumber tunggal untuk menjadi konsultan bisnis, broker dan penasihat, untuk meminimalisir risiko menjadi terpinggirkan dari ekonomi yang berbasis teknologi.”

Perubahan ini diperkirakan akan terus berlanjut dengan 81 persen responden di APJ mengantisipasi perubahan tersebut terhadap peran TI dalam organisasi mereka selama lima tahun ke depan, dibandingkan di Amerika Serikat hanya sejumlah 42 persen.

Dengan tumbuhnya apresiasi mengenai kontirbusi TI terhadap keberhasilan bisnis dan ketersediaan manajemen terdepan dan solusi keamanan perusahaan terkemuka, distribusi anggaran TI dalam organisasi APJ akan berubah dengan seksama.

Responden di wilayah ini menghabiskan setengah dari anggaran TI mereka (50 persen) untuk pemeliharaan, atau “menjaga lampu” kegiatan. Namun, angka ini diharapkan dapat bergeser untuk mendukung inovasi dalam waktu tiga tahun, yang akan meningkat menjadi 60 persen dari anggaran mereka sementara anggaran pemeliharaan turun hingga 40 persen.

Perubahan peran TI untuk menjadi aktiviasi bisnis dalam beberapa hal masih menjadi hal baru, bila melihat peluang lebih lanjut untuk pertumbuhan dan transformasi.

Penelitian ini menunjukan bahwa kegiatan seperti mengembangkan inovasi baru, produk/jasa baru (13 persen) dan mengarahkan inisiatif bisnis baru (21 persen) merupakan sesuatu tidak terlalu familiar bagi sebagian besar departemen TI di APJ. Sebaliknya, tugas utama TI tradisional untuk memastikan data penting organisasi aman sekitar (45 persen), memberikan dukungan teknologi untuk karyawan (38 persen), dan memelihara infrastruktur dan aplikasi (36 persen).

Temuan penting lainnya di APJ meliputi:

• 74 persen responden di APJ mengatakan eksekutif IT teratas di perusahaan mereka melapor kepada CEO, menekankan pentingnya TI ke lini bisnis (LOB). Di Cina, angka ini berada di 99 persen, yang merupakan tertinggi di dunia.

• Hubungan TI dan LOB berubah di APJ: 44 persen mengatakan TI berperan sebagai broker layanan atau konsultan untuk LOB bukan sebagai pemasok eksklusif, dan kontribusi LOB untuk belanja TI diperkirakan akan meningkat.

• Pemimpin TI perlu lebih selaras dengan bisnis dan mengajarkan kepada manajemen untuk memanfaatkan inovasi teknologi:

o Komputasi awan (53 persen), mobility (36 persen), dan bisnis intelligence/analytics (33 persen) dilihat oleh responden di APJ sebagai tiga tren terbesar TI yang sangat berdampak saat ini.
o 52 persen mengatakan diperlukan pelatihan TI lebih lanjut mengenai teknologi baru tersebut, dan 44 persen mengatakan TI diperlukan untuk menyelaraskan kepentingan bisnis dengan baik agar dapat memahami prioritas utama.

Metodelogi Survey

Vanson Bourne melakukan penelitian yang disponsorioleh CA Teknologi terhadap 1.300 pemimpin senior TI di enam negara Asia-Pasifik (Australia, China, India, Jepang, Singapura dan Korea Selatan) dan 15 negara lain di seluruh dunia pada bulan Mei sampai Juli 2013. Responden penelitian ini diasumsikan adalah eksekutif TI , manajemen, pemimpin proyek atau arsitek di perusahaan-perusahaan dengan pendapatan sebesar $ 100 juta atau lebih.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penelitian dan mengunduh lembar fakta, silakan kunjungi :

http://www.ca.com/insights/changing-role-of-it.aspx

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

October 29, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5i Gen 10: Laptop Gaming Premium dengan RAM 32 GB Paling Worth It?

Ini adalah laptop High Performance kelas atas yang super worth…
October 28, 2026 - 0

Review HP Omnibook Ultra 14 (2026): Super Tipis, Desain Mewah, Performa Maksimal

Ini adalah laptop kelas premium dari HP yang beneran mewah!…
October 26, 2026 - 0

Review Infinix XBOOK 14 Neo: Laptop 2026 yang Terjangkau, Ringan, dng Warna Bodi Ceria

Laptop dengan nama “NEO” ini ternyata harganya mulai dari 7…
October 23, 2026 - 0

Review Axioo Hype Ai 5 (G3): Kencang & Irit dgn Intel Core Series 3 Wildcat Lake, Harga Terjangkau!

Ini salah satu laptop “Core 5 Series 3” paling terjangkau…

Gaming

October 29, 2026 - 0

Epic Games Akan Latih AI Untuk Dukung Unreal Engine

Epic Games akan mengubah EULA Unreal Engine agar game yang…
October 29, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Lite Dikabarkan Pakai Chip Samsung yang Hemat Daya

Nintendo Switch 2 Lite dirumorkan memakai platform Samsung 8LPU+ yang…
October 29, 2026 - 0

Capcom Matikan Server Street Fighter V Demi Atasi Masalah Keamanan

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di…
October 28, 2026 - 0

ASUS Luncurkan TUF Gaming Radeon RX 9070 XT Onimusha Special Edition

ASUS hadirkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT…