Hands-On Review BitFenix Neos: Casing Kelas Value dari Bitfenix

Reading time:
August 27, 2014

Perakitan Sistem

Kami mencoba merakit sebuah sistem ke dalam casing BitFenix Neos tersebut untuk melihat kompatibilitas casing terhadap berbagai hardware yang ada. Untuk motheboard, seperti yang kami bahas di atas, casing ini bisa memuat motherboard hingga ukuran ATX. Sedangkan untuk graphics card, tampaknya tersedia ruangan yang cukup untuk mengakomodasi graphics card yang panjang.

Berikut ini spesifikasi dari sistem yang kami coba pasang ke dalam BitFenix Neos ini:

  • Prosesor: Intel LGA 1150
  • Motherboard: MSI Z97 Guard Pro
  • Graphics Card: MSI GeForce GTX 590 & MSI GTX 750 Gaming Series
  • Storage: 1 x 2.5″ HDD & 2 x 3.5″ HDD
  • PSU: Corsair CX500
SONY DSC

Penggunaan graphics card panjang, GTX 590, dimaksudkan untuk melihat apakah casing ini dapat mengakomodasi graphics card high-end yang umumnya berukuran cukup besar dan panjang. Hasilnya, BitFenix Neos mampu mengakomodasi penggunaan hingga 2-3 buah graphics card yang besar dan panjang. Hal itu dimungkinkan karena posisi storage bay yang tidak menghalangi graphics card.

Kami juga penasarasn dengan kompatibilitas HSF dari casing ini. Oleh karena itu, kami mencoba memasang HSF dengan ukuran besar, ThermalTake Frio, ke sistem di dalam casing tersebut. Sayangnya, ukuran ThermalTake Frio yang cukup besar membuat penutup bagian samping casing tidak bisa dipasang.

SONY DSC
Penutup samping casing tersebut tidak bisa dipasang jika menggunakan heatsink yang tinggi, contohnya Thermaltake Frio

Berikut ini adalah hasil akhir perakitan sistem yang kami lakukan ke dalam casing BitFenix Neos. Untuk menggantikan HSF ThermalTake Frio yang ternyata ukurannya melebihi sisi samping casing, kami menggunakan stock HSF dari Intel. Namun, hal itu bukan berarti Anda tidak bisa menggunakan HSF third-party sama sekali di casing ini. Anda masih bisa menggunakan HSF dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Jadi, bila Anda berniat meminang casing ini, perhatikan dulu ukuran HSF yang akan Anda gunakan. Jangan sampai penutup bagian samping casing tidak dapat Anda pasang karena ukuran HSF yang terlalu besar.

SONY DSC
Neos dengan VGA yang lebih mungil serta beberapa komponen yang sudah kami rakit.

Sedikit catatan kecil pada saat merapikan kabel di casing ini, kami sedikit kesulitan mengatur kabel di balik tray motherboard karena sempitnya ruang yang ada di balik tray tersebut dengan penutup sisi sebaliknya dari casing ini. Kami merekomendasikan penggunaan PSU modular untuk casing tersebut bila Anda ingin isi dalam casing terlihat rapi karena banyaknya kabel di PSU akan sangat mempengaruhi kerapian kabel di dalam casing ini, mengingat sulitnya merapikan kabel di balik tray.

Kesimpulan

SONY DSC

BitFenix Neos merupakan pilihan menarik bagi pemula yang ingin membangun sistem sederhana dan tetap tampil beda. Warna putih yang elegan membuat casing tersebut tampak manis ditambah dengan desain grill pada bagian depan membuat casing tersebut mempunyai ciri khas tersendiri.

Kami menyukai beberapa poin di casing tersebut yang tidak semua casing value mendapatkannya. Misalnya saja slot 2,5 inch untuk HDD berukuran kecil ataupun SSD yang sudah disediakan di casing tersebut, sehingga akan memudahkan kita untuk memasangnya, dan juga sistem pemasangan pada HDD juga tergolong sangat mudah. Casing ini pun mampu mengakomodasi graphics card berukuran besar seperti Dual GPU GerForce GTX 590.

Sayangnya, ruang bagian belakang untuk menyimpan kabel terasa hampir tidak ada, sehingga saat kami mencoba merapikan kabel tersebut, terasa sulit. Belum lagi jika Anda menggunakan heatsink fan yang mempunyai panjang yang tinggi seperti Thermaltake Frio, casing tersebut tidak akan dapat mengakomodasinya.

Terlepas dari itu, Bitfenix tersebut bisa menjadi pilihan bagi Anda yang tergolong ingin membuat sebuah sistem dengan budget terbatas, namun ingin mencicipi casing dari vendor ternama. Dengan harga yang dibanderol dikisaran Rp 690 ribu, Anda dapat membawa pulang casing dari toko komputer terdekat Anda 😀

Kelebihan :

  • Ketersedian beragam warna menarik
  • 3 dedicted 2,5″ storage bay
  • Removable dust filter
  • Ekstra foam filter di panel depan sebagai double filter dan peredam bunyi
  • Dapat memuat graphics card berukuran besar

Kekurangan:

  • Kabel management yang kurang baik untuk PSU non modular
  • Lubang exhaust hanya 1
  • Harga yang cukup tinggi
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 28, 2026 - 0

Review ASUS ROG Flow Z13-KJP (2026): Tablet dengan RAM 128 GB untuk AI & Gaming Berat

Bodi ASUS ROG Flow Z13-KJP Form Factor Detachable Laptop Jadi…
March 26, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook S16 OLED (UM5606GA): Tipis dan Ringan tapi Kencang dan Kekinian!

Bodi ASUS Zenbook S16 OLED Form Factor Clamshell Material Ceraluminum…
March 24, 2026 - 0

Review HyperX OMEN 15-gb0555AX: Gaming Adem, Content Creation Adem, Performa Mantap!

Bodi HyperX OMEN 15 Form Factor Clamshell Material Polikarbonat Warna…
March 24, 2026 - 0

Review ADVAN 360 GO: Laptop Murah Rp 5 Jutaan yang Bisa Jadi Tablet

Bodi ADVAN 360 G Form Factor 2-in-1 Convertible Jadi Laptop…

Gaming

April 1, 2026 - 0

Tanggal Rilis Lords of the Fallen 2 Tak Sengaja Terungkap

Akibat terlalu bersemangat, tanggal rilis Lords of the Fallen 2…
April 1, 2026 - 0

Nintendo Switch 2 Kuasai Pasar Inggris Berkat Pokemon Pokopia

Nintendo Switch 2 perlihatkan dominasi di Inggris dengan lebih dari…
April 1, 2026 - 0

Disney Diklaim Tertarik Untuk Membeli Epic Games

Senior Executives di Disney dikabarkan tertarik untuk membeli Epic Games,…
April 1, 2026 - 0

Rumor: Warhorse Studios Diklaim Kembangkan Game LOTR Baru

Kreator dari salah satu RPG terbaik Kingdom Come: Deliverance, Warhorse…