Pangsa Pasar Windows Phone Makin Suram
Penutupan akuisisi bisnis ponsel Nokia oleh Microsoft, kehadiran asisten virtual Cortana, dan peluncuran OS versi terbaru, tampaknya tak begitu membantu meningkatkan pamor Windows Phone di pasaran perangkat mobile. Pangsa pasar perangkat Windows Phone di seluruh dunia terus menurun. Bahkan saat ini, pangsa pasarnya jatuh di bawah tiga persen.

Menurut data pasar terbaru yang dirilis Strategy Analytics menunjukan, pangsa pasar Windows Phone anjlok menjadi 2,7 persen pada kuartal kedua tahun ini. Padahal di kuartal kedua tahun 2013, pangsa pasarnya masih menyentuh angka 3,8 persen.
Bukan hanya pangsa pasarnya saja yang menurun. Yang lebih buruk lagi ialah total penjualan global perangkat Windows Phone juga negatif. Pada kuartal kedua tahun ini, penjualannya menurun dari 8,9 juta unit menjadi 8 juta unit saja.
Hasil ini cukup ironis, lantaran tahun lalu, penjualan smartphone Windows Phone sempat melonjak hingga 27 persen dalam setahun penuh. Menurut Direktur Riset Strategy Analytics, Windows Phone makin sulit mendapatkan tempat di dua pasar smartphone terbesar saat ini, yaitu Amerika Serikat dan China.
Riset pasar yang dikeluarkan Strategy Analytics tak jauh berbeda dengan penelitian terbaru yang dirilis Kantar Worldpanel pada Mei lalu. Pangsa pasar Windows Phone di China, menurut data Kantar, anjlok dari 3 % pada tahun lalu menjadi 0,6 % saja. Begitupun juga dengan pasar di Eropa yang awalnya menyentuh dua digit atau 10 persen pada November 2013, kini turun menjadi 8,1 persen.

BlackBerry pun juga mengalami nasib yang sama dengan perangkat Windows Phone. Pangsa pasarnya pada kuartal kedua tahun ini anjlok dari 2,4 persen menjadi 0,6 persen. Hal ini lantaran BlackBerry hanya mampu menjual 1,9 juta perangkatnya ke seluruh dunia dalam tiga bulan terakhir ini.














