Socialbakers: Asia Merupakan Pasar Social Network Terbesar di Dunia

Reading time:
August 13, 2014

socbak4

Socialbakers, perusahaan asal Ceko yang satu ini sudah dikenal dengan spesialisasinya untuk menyediakan data statistik dan analisis untuk berbagai platform sosial media seperti Facebook, Twitter, Google+, LinkedIn dan Youtube. Data statistik dan analisis sosial media ini dapat sangat membantu perusahaan besar yang memiliki akun sosial media untuk memonitor bagaimana kampanye yang mereka lakukan apakah dapat berjalan efektif atau tidak. Terdapat berbagai indikator performa dari layanan tools yang disediakan oleh Socialbakers ini, seperti mencari key influencers, menganalisa tingkat engagement dari para fans, mengukur pertumbuhan fans, mengikuti data perkembangan kompetitor, benchmark performa pada standar industri, dan membuatnya kedalam laporan berbentuk grafis yang menarik.

socbak1

Socialbakers berkembang dengan sangat pesat karena memang jasa yang mereka tawarkan sangat dibutuhkan oleh para klien besar pemilik akun sosial media. Saat ini Socialbaker memiliki lebih dari 2700 klien dari seluruh dunia, mereka memiliki 12 kantor cabang dari 11 negara dan salah satu kantornya baru saja didirikan di Singapura. Pada hari senin (11/8) lalu, Socialbaker berkesempatan untuk mengadakan Media Roundtable untuk membahas tema award yang mereka berikan kepada akun sosial media paling aktif kepada para fans-nya yaitu Socially Devoted.

socbak2

Pada acara Media Roundtable tersebut hadir Lukas Maixner selaku co-founder dari Socialbakers ini. Dikatakan Maixner, 2 milyar orang aktif pada sosial media hanya untuk wilayah Asia Pasifik yang berarti merupakan 52% dari jumlah total populasi di muka bumi, menjadikan Asia Pasifik ini sebagai pasar sosial media paling besar. Wilayah Indonesia sendiri menyumbangkan 62 juta pengguna sosial media aktif, yang masuk sebagai kategori sangat besar dibandingkan negara lain. Lebih dari 9 juta pertanyaan dari para fans dilayangkan kepada brands pemiliki sosial media selama tahun 2014 ini, namun hanya 5% saja yang tergolong sebagai brand Socially Devoted yang menjawab berbagai pertanyaan dari para fans tersebut.

socbak3

Berbagai brand dengan gelar Socially Devoted tersebut mendapatkan 2,5 kali lipat jumlah interaksi lebih banyak dibandingkan brand lain yang tidak menjawab pertanyaan para fans-nya. Dengan semakin tinggi tingkat engagement yang didapatkan oleh brand maka semakin tinggi pula reach yang dicapai, berimbas pada semakin tingginya click rate, conversion rate, kunjungan dan dampak positif lainnya, pada akhirnya brand akan mendapatkan Return on Investment lebih cepat. Oleh karena itu, tingkat engagement ini tidak boleh disepelekan dan harus bisa dimanfaatkan sebisa mungkin oleh para marketers untuk menciptakan brand loyalty dan nilai kembali yang nyata.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Ini dia Laptop tipis dan ringan terbaru dengan prosesor “AMD…
February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…

Gaming

February 21, 2026 - 0

Studio Game Xbox Tak Kena Restrukturisasi Pasca Pergantian Pimpinan

Pimpinan Xbox menjawab kekhawatiran akan terjadinya PHK di studio game…
February 21, 2026 - 0

Xbox Mendadak Ganti Pimpinan, Phil Spencer Pensiun & Sarah Bond Keluar

Tampuk pimpinan tertinggi Xbox mendadak guncang, dengan pensiunnya CEO &…
February 21, 2026 - 0

Ubisoft Kembangkan 2 Game Far Cry & Beberapa Game Assassin’s Creed Baru

Pimpinan Ubisoft konfirmasi adanya pengembangan 2 game Far Cry baru…
February 21, 2026 - 0

PlayStation 5 Raih Penjualan Hardware Tertinggi di Amerika Per Januari 2026

Persaingan antara console PlayStation 5 dan Nintendo Switch 2 untuk…