Harga SSD di Pasar China Turun Drastis

Beberapa pemain besar penyedia perangkat storage SSD, saat ini sudah mulai memfokuskan diri untuk lebih mengembangkan lagi strategi bisnisnya di perangkat media penyimpanan berbasis flash memory tersebut. Dengan semakin bertambahnya jumlah pesaing, dua vendor SSD asal China, TIGO Technology dan Galaxy Microsystems, memutuskan untuk menurunkan harga SSD yang ada di pasar China.
Menurut berita yang kami sadur dari Digitimes, kedua vendor asal China tersebut akan menurunkan sejumlah SSD mereka yang terbilang cukup murah. Untuk SSD dengan kapasitas 128GB akan dibanderol dengan harga sekitar USD 50 sampai USD 55. Sedangkan SSD dengan kapasitas 256GB akan dibanderol dengan harga dibawah USD 100.
Menurut ketua Phison Electronics, Pua Khein-seng, selaku pemilik perusahaan pemasok NAND flash IC Controller untuk TIGO menyatakan bahwa, beberapa vendor SSD China harus berani menurunkan harga produk mereka jika ingin mengamankan posisi mereka di pasar hingga tahun 2015.
Selain itu, desainer NAND flash IC Controller dan pembuat chip NAND flash, harus bekerja sama untuk meningkatkan daya saing. Bahkan Pua melaporkan bahwa saat ini perusahaannya sudah bekerja sebagai pemasok NAND flash IC Controller untuk dua vendor SSD ternama, yakni Kingston dan Toshiba.
Efek dari menurunnya harga SSD di pasar China ini ternyata diharapkan dapat berdampak bagi TSMC (Taiwan Semiconductor Manufacturing Company) selaku perusahaan manufacturing raksasa asal Taiwan. TSMC dilaporkan siap untuk membantu meningkatkan produksi NAND flash IC Controller untuk beberapa vendor penyedia IC controller, di antaranya Marvell dan JMicron.














