Intel Investasi US$ 1,5 Miliar di Perusahaan Chip China
Intel berencana akan menginvestasikan dana sebesar US$ 1,5 miliar di kedua perusahaan chip perangkat mobile di China, Spreadtrum Communications dan RDA Microelectronics.

Investasi yang dilakukan Intel ini dalam bentuk membeli 20 persen saham di Tsinghua Unigroup, perusahaan induk yang memiliki Spreadtrum dan RDA. Saham sebanyak itu setara dengan US$ 1,5 miliar.
Kedua perusahaan semikonduktor tersebut mengembangkan berbagai platform chipset mobile untuk smartphone, feature phone, dan produk elektronik konsumen lainnya. Bahkan, beberapa SoC mereka sudah mendukung LTE-4G, teknologi yang belum bisa dihadirkan Intel di pasar SoC mobile.
Seperti dikutip dari Computer World, kesepakatan antara Intel dengan Tsinghua Unigroup juga mencakup, desain chip dan penjualan arsitektur berbasis SoC dari Intel. Rencananya, produk chip garapan kedua belah pihak akan tersedia mulai semester kedua tahun depan.
Investasi ini juga bagian strategi bisnis Intel memperluas kehadirannya di China dengan menggandeng beberapa vendor chip lokal. Posisi Intel pun juga menguntungkan, mengingat saingan mereka, Qualcomm sedang bermasalah dengan Pemerintah China atas dugaan monopoli.
“Kemitraan ini juga akan meningkatkan kemampuan kami mendukung lebih luas pelanggan mobile di China dan seluruh dunia dengan memberikan portofolio yang lebih cepat dari arsitektur Intel dan solusi teknologi komunikasi.” kata CEO Intel Brian Krzanich.
















