Intel Luncurkan Prosesor 18 Core Hemat Daya

Reading time:
September 9, 2014

Sehari sebelum Intel Developer Forum (IDF) 2014 digelar, pihak produsen chip ternama dunia tersebut ternyata sudah memiliki kesibukan di San Francisco, Amerika Serikat, kota tempat digelarnya acara akbar tersebut. Kesibukan tersebut hadir dalam bentuk acara perilisan salah satu prosesor baru mereka untuk server. Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, Intel resmi meluncurkan prosesor server baru mereka, yaitu Xeon E5 v3 dengan basis arsitektur Haswell.

IDF 2014 - Xeon E5 v3 Launching - 01
Diane Bryant, Senior VP & GM, Data Center Group dari Intel tengah menjelaskan prosesor Xeon E5 v3.
IDF 2014 - Xeon E5 v3 Launching - 05

Tentu saja, Xeon E5 v3 ini diposisikan sebagai penerus dari prosesor server dan workstation mereka dari generasi sebelumnya, Xeon E5 v2 dengan arsitektur Ivy Bridge. Varian prosesor Xeon E5-2600 v3 yang baru saja diperkenalkan akan mengusung hingga 18 core dengan fitur HyperThreading. Jumlah tersebut tentu saja lebih banyak dari pendahulunya, di mana Xeon E5-2600 v2 paling banyak hanya memiliki 12 core saja. Xeon E5-2600 v3 ini menggunakan basis soket R3 (LGA2011-v3) dan tentu saja mendukung penggunaan hingga quad channel DDR4.

Berdasarkan data dari pihak Intel penggunaan Xeon E5 v3 ini akan membawa keuntungan tersendiri bagi perusahaan yang membutuhkan processing power tinggi. Intel menekankan, dari penelitian yang telah dilakukan, server berbasis prosesor baru ini membawa peningkatan hingga 110% untuk analisis data berbasis Hadoop, 47% di bidang medical imaging, dan 36% untuk virtualisasi fungsi-fungsi perangkat jaringan. Penelitian tersebut didukung oleh beberapa perusahaan ternama di bidangnya masing-masing.

Gambaran peningkatan performa yang akan diberikan oleh Xeon E5 v3.
Gambaran peningkatan performa yang akan diberikan oleh Xeon E5 v3.

Salah satu hal menarik dari prosesor Xeon E5 v3 ini, walaupun memiliki jumlah core maksimal yang lebih banyak, prosesor tersebut hanya memiliki TDP yang sedikit lebih tinggi dari generasi sebelumnya, yaitu 145 W untuk server dan 160 W untuk workstation. Menurut pihak Intel, peningkatan TDP tersebut ternyata bukan disebabkan karena penambahan jumlah core, tetapi dari disertakannya Integrated Voltage Regulator (IVR) dalam prosesor Xeon E5 v3 ini.

Intel menyiapkan modul Ethernet Controller XL710 untuk bandwidth jaringan hingga 10/40 Gb dan NVMe RAID storage untuk penyimpanan data kecepatan tinggi yang melengkapi sistem berbasis Xeon E5 v3 ini.
Intel menyiapkan modul Ethernet Controller XL710 untuk bandwidth jaringan hingga 10/40 Gb dan NVMe RAID storage untuk penyimpanan data kecepatan tinggi yang melengkapi sistem berbasis Xeon E5 v3 ini. Secara keseluruhan, penggunaan Xeon E5 v3 dengan berbagai modul pendukungnya bisa memberikan hingga 69x peningkatan troughput jaringan dan juga hingga 20x storage IOPS.

Hal menarik dari prosesor ini adalah kemampuan setiap core untuk beroperasi dengan tegangan dan kecepatan yang berbeda (Independent P-State). Kemampuan tersebut memungkinkan pengguna mengatur konfigurasi operasi setiap core dalam prosesor sesuai dengan beban kerja yang ada. Intel juga meningkatkan QPI Speed menjadi 9.6 GT/s yang memungkinkan komunikasi yang lebih kencang antara prosesor satu dengan prosesor lain dalam sistem multi-prosesor.

IDF 2014 - Xeon E5 v3 Launching - 06

Intel juga menyediakan aplikasi Node Manager 3.0 yang dapat membantu pengguna mengatur berbagai parameter di perangkat dengan basis Xeon E5 v3 ini. Pengguna bisa memantau utilisasi resource, konsumsi daya, serta suhu operasi di berbagai perangkat yang telah disiapkan secara khusus mendukung prosesor baru ini.

Nantinya, Xeon E5 v3 baru ini akan tersedia dalam 32 SKU yang dijual bebas dan 20 SKU custom. Intel mengklasifikasikan prosesor tersebut ke dalam 3 kelas, yaitu High Core Count dengan 14 – 18 core, Medium Core Count dengan 6-12 core, dan Low Core Count dengan 4-8 core. Intel juga memperkenalkan klasifikasi prosesor berdasarkan frekuensi operasi standar dan frekuensi AVX. Hal itu dibutuhkan karena prosesor baru ini mendukung implementasi pemrosesan AVX yang tentunya akan dijalankan dengan kecepatan yang lebih rendah dibandingkan dengan ketika AVX tidak digunakan.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 8, 2026 - 0

Xbox Jelaskan Strategi Game Eksklusif Terbaru Yang Mereka Adopsi

Xbox akhirnya menjelaskan arah strategi eksklusivitas mereka ke depannya, sebutkan…
June 8, 2026 - 0

Nintendo Direct Untuk Game First Party Resmi Diumumkan Tanggalnya

Setelah hampir sembilan bulan tanpa Nintendo Direct untuk game first…
June 8, 2026 - 0

Persona 6 Akhirnya Diumumkan Setelah Dinanti Lebih Dari 10 Tahun

Atlus akhirnya mengumumkan Persona 6 di Xbox Games Showcase 2026…
June 8, 2026 - 0

Gears of War: E-Day Dipastikan Jadi Game Eksklusif Xbox

Gears of War: E-Day dipastikan hanya hadir untuk Xbox Series…