Review Asus X550D: Notebook AMD dengan Layar Besar

Author
Bimanto
Reading time:
September 28, 2014

Kinerja

PCMark7

PC MArk 7

Cinebench 11.5

Cinebench

Dari hasil benchmark di atas dapat dilihat bahwa kemampuan dari prosesor AMD A10-5750M ini cukup tinggi. Dapat dilihat juga bahwa prosesor tersebut memiliki kemampuan yang tidak berbeda jauh dengan sebuah prosesor Core i5 4200U. Dengan kemampuan tersebut, X550D dapat digunakan untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan kemampuan processing cukup tinggi.

Baterai Life Rating

Battery

Beralih ke pengujian baterai yang digunakan, ASUS X550D memiliki daya tahan baterai yang tidak terlalu tinggi, namun masih terbilang cukup efisien. Pada saat kondisi baterai penuh, notebook ini dapat digunakan untuk menonton film selama 2 jam 22 menit dan membutuhkan waktu 118 menit untuk mengisi baterainya kembali.

Kinerja Pengolah Grafis

3DMark 2006

3D Mark 6

3DMark – Cloud Gate

3D Mark CG

 

Beralih ke pengujian selanjutnya, kemampuan grafis dari sebuah HD8670M yang diusung ASUS X550D ini tidaklah terlalu tinggi. Hal ini dikarenakan notebook ini hanya mengandalkan IGP sebagai pengolah grafis utama. Saat ini kebanyakan notebook yang menggunakan APU juga dilengkapi dengan sebuah VGA diskrit yang kompatibel dengan IGP dari APU sendiri sehingga bisa mengaktifkan fitur dual graphic. Namun bukan berarti kemampuan IGP dari AMD A10-5750M benar-benar rendah karena skor yang dihasilkan cukup tinggi mengingat bahwa itu hanya IGP saja. Dengan kemampuan seperti ini, ASUS X550D bisa digunakan untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan kemampuan grafis cukup tinggi.

Penyebab lain dari kurang maksimalnya peforma IGP tersebut adalah penggunaan memori yang hanya single channel. Jadi disarankan untuk menggunakan konfigurasi dual channel di notebook ini agar dapat memaksimalkan kemampuan dari IGP-nya. Untuk lebih jelasnya Anda bisa menyimaknya pada link ini, tentang cara memaksimalkan kemampuan notebook berbasis AMD.

 

Grid 2 StarCraft 2 BioShock Infinite

 

Pada hasil ujicoba game, Anda dapat menyimak tabel diatas bahwa penggunaan IGP saja tidak cukup untuk menjalankan game-game tersebut diatas 30fps. Meskipun fps yang dihasilkan cukup tinggi, mengingat bahwa ini hanya sebuah IGP, bila masih dibawah 30fps terasa kurang nyaman pada saat digunakan untuk bermain.

 

Kesimpulan

Asus X550D dapat menjadi alternatif bagi Anda yang sedang mencari sebuah notebook multimedia portable.

Dengan ukuran 380 x 251 x 25.1mm dan berat hanya 2.26kg membuat notebook ini tetap terasa nyaman untuk dibawa bepergian. Dari segi desain, Asus X550D menggunakan kombinasi warna hitam untuk bagian luar dan warna silver untuk bagian daerah keyboard. Perpaduan dari kedua hal tersebut menciptakan kesan yang simple dan juga terlihat elegant.

Menggunakan prosesor AMD A10-5750M sebagai dapur pacu, prosesor ini memiliki speed 2.5GHz dan dapat ditingkatkan menjadi 3.5GHz pada saat fitur turbo diaktifkan. Ditambah memori sebesar 4GB, notebook ini dapat digunakan untuk menjalankan berbagai aplikasi yang membutuhkan kemampuan prosesor yang cukup tinggi.

Notebook ini menggunakan IGP dari prosesor-nya yaitu AMD Radeon HD8670M sebagai pengolah grafis utama yang terhitung cukup tinggi mengingat ini hanyalah sebuah IGP. Dengan peforma seperti itu notebook ini masih bisa diandalkan untuk menjalankan aplikasi yang membutuhkan kemampuan grafis tinggi.

 

Kelebihan

  • Bentukya yang tipis.
  • Full keyboard dengan numpad.
  • Layar besar yang nyaman di gunakan.

Kekurangan

  • Daya tahan hidup tidak terlalu tinggi.
Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Bodi Acer Nitro V 16S AI Form Factor Clamshell Material…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 28, 2026 - 0

Review HP OMEN 16 (AP0999AX): Super Kencang Tapi Tetap Adem! Cocok Jadi Alternatif OMEN MAX?

Bodi HP OMEN 16 (AP0999AX) Form Factor Clamshell atau laptop…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 13, 2026 - 0

God of War Trilogy Remake Sedang Dalam Pengembangan

State of Play February 2026 umumkan God of War Trilogy…
February 13, 2026 - 0

Konami Reveal Castlevania: Belmont’s Curse, Kembali ke 2.5D Side Scrolling

Setelah sekian lamanya franchise ini tidak rilis game baru, akhirnya…
February 13, 2026 - 0

God of War Sons of Sparta Rilis Mendadak Setelah State of Play February 2026

God of War Sons of Sparta yang selama ini hanya…
February 13, 2026 - 0

Gameplay Silent Hill: Townfall Diperlihatkan Untuk Pertama Kalinya

Setelah bungkam semenjak diumumkan pada 2022, Konami akhirnya perlihatkan gameplay…