Samsung Kehilangan Tempat di Pasar Smartphone Terbesar
China menjadi pasar smartphone terbesar di dunia yang mewakili 37 persen penjualan perangkat global. Namun, negara komunis itu tidak lagi menjadi wilayah pasar yang paling menguntungkan bagi Samsung.

Posisinya terus terancam dengan keberadaan sejumlah vendor lokal di China yang mulai bisa menawarkan smartphone berspesifikasi tinggi dengan harga hampir setengahnya dari yang dijual Samsung.
Menurut data terbaru periset pasar teknologi IDC, posisi Samsung makin tergerus ke peringkat lima di pasar smartphone China selama kuartal kedua tahun ini. Pangsa pasarnya pun tak lagi dua digit. Samsung, mau tak mau, harus berada di belakang Lenovo, Xiaomi, Coolpad, dan Huawei.
Sejumlah petinggi Samsung mengakui, seperti dikutip dari Korea Times, perubahan besar di China telah mendorong Samsung melakukan revisi strategi bisnis ponselnya. Samsung masih mempertimbangkan untuk melakukan perubahan harga perangkatnya agar bisa lebih bersaing dengan vendor lokal. Mereka juga tak ingin bernasib sama dengan BlackBerry, mantan vendor smartphone terbesar di dunia.
Hasil di China ini turut berdampak besar pada keuntungan Samsung selama kuartal kedua tahun ini, seperti diberitakan sebelumnya. Untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir, laba operasional Samsung berada di bawah 8 triliun won atau tepatnya 7,2 triliun won. Sedangkan pendapatkannya anjlok sebanyak 2 triliun won menjadi 8,95 triliun won. Sekedar informasi, 1 won setara dengan Rp 11.

















