Performa Memori DDR3 di AMD FX: Penting untuk Gaming Optimal

Reading time:
October 6, 2014

 

Performa – Battlefield 4

BF4s

Di game Battlefield 4, kami menjalankan gamenya pada Level Singapore, Checkpoint 2, selama 60 detik. Berdasarkan observasi kami, scene ini cukup berat pada Sistem (CPU dan RAM).

Setting

bf4 SETTINGS
*klik untuk memperbesar*

Result – FPS

BF4_FPS

Result – Frametime Graph  

BF4_Frametime
*klik untuk memperbesar*

Game Battlefield 4 menunjukkan performance scaling yang cukup baik dari peningkatan kecepatan memori. Baik Average FPS dan 1% Worst FPS menunjukkan peningkatan yang lumayan dari DDR3-1600Mhz, sekitar 9% pada DDR3-1866Mhz, dan 22% pada DDR3-2133Mhz. Ini menunjukkan bahwa sistem dengan GPU Add-on pun bisa memanfaatkan kecepatan memori yang tinggi. Sebagai tambahan, anda bisa melihat pada frametime graph, bahwa kecepatan memori yang tinggi memberikan graph yang lebih ‘tipis'(misalnya graph hijau, setting DDR3-2133Mhz), dan ini menunjukkan bahwa variasi antar framerate di kecepatan RAM yang tinggi juga membaik, membuat anda mendapatkan framerate yang lebih konstan.

 

Performa – Watch Dogs

WDs

Pada game Watch Dogs, kami menjalankan gamenya pada level awal, dan berlari dari satu poin ke poin yang lain selama 60 detik (tepatnya dari hotel ke rel kereta api) lalu mencatat framerate & frametimenya di FRAPS.

Setting

watch_dogs SETTINGS 1 watch_dogs SETTINGS 2

Result – FPS

WD_FPS

Result – Frametime Graph  

WD_Frametime
*klik untuk memperbesar*

Di game Watch Dogs yang sudah cukup menyiksa GPU kami, peningkatan kecepatan memori masih ada walau tidak se-signifikan game Battlefield 4. Meski sistem kami nampaknya sudah dilimitasi oleh performa GPU, kami cukup kagum bahwa clock RAM yang tinggi masih memberi sedikit kinerja ekstra. Anda juga bisa melihat dari frametime graph diatas, sistem yang berjalan di kecepatan memori tinggi lebih jarang mengalami lonjakan frametime(‘stutter’), sehingga pengalaman bermain bisa dibuat lebih nyaman.

 

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

June 23, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026: Laptop Snapdragon X2 Elite Paling Ringan, Irit, & Kencang

Bodi ASUS Zenbook A14 (UX3407) 2026 Form Factor Clamshell Material…
June 18, 2026 - 0

Review ASUS ROG Zephyrus Duo (2026): Kencang “Pol” Buat Multitasking & Gaming AAA

Bodi Form Factor Clamshell tapi dengan engsel layar yang bisa…
May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Bodi Form Factor Clamshell atau Laptop Klasik. Material Polikarbonat dengan…

Gaming

June 24, 2026 - 0

Stop Killing Games Tak Menyerah Setelah Ditolak Parlemen Uni Eropa

Meski Komisi Eropa menolak aturan baru untuk menjaga game tetap…
June 24, 2026 - 0

Nintendo Switch Online Naik Harga di Jepang untuk Pertama Kalinya Sejak 2017

Nintendo Switch Online resmi naik harga di Jepang mulai 1…
June 23, 2026 - 0

Rumor: Xbox Project Helix Diklaim Bisa Sentuh Harga $1200

Spekulasi baru akan harga console next-gen Xbox Project Helix kembali…
June 23, 2026 - 0

Steam Machine Umumkan Harga Resmi, Model Termurah di Atas $1000

Kekhawatiran gamer yang menantikan Steam Machine akhirnya terjadi juga, ketika…