Review ASUS R7 260 1GB GDDR 5: Graphics Card AMD Dengan Fitur Premium Termurah!

Reading time:
November 28, 2014

Graphics Card

SONY DSC

R7 260 besutan ASUS ini memang memiliki ciri khas tersendiri. Sama seperti graphics card buatan mereka lainnya, ASUS menggunakan warna dasar hitam dan menambahkan strip merah pada pendingin graphics card tersebut. Terlihat juga duah buah kipas yang siap mendinginkan chip Bonaire Pro tersebut.

SONY DSC SONY DSC SONY DSC

Selain terdapat 2 buah kipas berukuran  80 mm, sistem pendingin dari graphics card ASUS R7 260 ini juga menggunakan sebuah heatsink. Dapat terlihat jelas, heatsink tersebut tidak memilikki heatpipe seperti kebanyakan heatsink pada graphics card lainnya. Hal tersebut wajar, mengingat graphics card tersebut memiliki TDP yang tergolong rendah, yaitu 95 Watt. Untuk mengetahui kemampuan dari heatsink tersebut, kami melakukan pengujian di Ungine Heaven 4.0 yang terbukti sangat “menyiksa” graphics card.

ASUS R7 260

  • Full-load: 69 °C (Fan speed: Auto @48%)
  • Idle: 37 °C (Fan speed: Auto @20%)

Pendingin dari ASUS berhasil menahan panas dari chip GPU Bonaire Pro. Saat penggujian, pendingin tersebut mampu menahan suhu dibawah 70 °C. Fan pun hanya berputar dikisaran 48% yang tidak berpotensi mengganggu Anda saat bermain.

SONY DSC

Penampang sisi bawah PCB dari ASUS R7 260. Terlihat PCB pada graphics card tersebut lebih kecil daripada pendingin non-reference yang diberikan oleh ASUS.

Jika Anda berencana untuk menjalankan GPU tersebut dalam konfigurasi Crossfire, AMD R7 260 masih menggunakan konektor Crossfire. Hal tersebut berbeda dengan “saudaranya”, seperti AMD R9 285 yang sudah mengunakan teknologi XDMA, sehingga tidak membutuhkan konektor Crossfire untuk konfigurasi dual-GPU. Walau begitu, ASUS sudah menyertakan konektor Crossfire pada paket pejualannya.

SONY DSC

SONY DSC

ASUS R7 260 hanya membutuhkan konektor 1×6 pin untuk asupan dayanya.

SONY DSC
ASUS R7 260  menyediakan konektor display sebagai berikut:

  • 1x Dual-link DVI-D
  • 1x HDMI
  • 1x Display Port

Graphics card ini siap menjalankan konfigurasi multi-monitor Eyefinity dengan menggunakan hingga enam buah monitor dan siap menangani perangkat display Ultra HD/4K. Selain itu, AMD R7 260 ini  adalah salah satu graphics card yang mendukung feature AMD FreeSync untuk menghasilkan pengalaman bermain bebas dari gejala lag, stutter, dan tear.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

March 18, 2026 - 0

Review ADVAN Workmate Ultra: Laptop Intel Core Ultra di Bawah Rp 8 Juta?!

Bodi ADVAN Workmate Ultra Form Factor Clamshell atau laptop klasik…
March 17, 2026 - 0

Review Lenovo Legion Pro 5 Gen 10: Laptop 16-Core Buat Kerja Berat & Main Game AAA

Bodi Lenovo Legion Pro 5 Gen 10 Form Factor Clamshell.…
March 16, 2026 - 0

Review Acer Swift X 14 AI 2026: Tipis, Ringan, Kenceng Buat Gaming, Editing Video dan Desain 3D!

Bodi Form Factor Clamshell atau laptop klasik Material Keseluruhan bodinya…
February 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA): Laptop Tipis-Ringan Kelas Atas dengan AMD Ryzen AI 400

Bodi ASUS Zenbook 14 OLED (UM3406GA) Form Factor Clamshell Material…

Gaming

March 18, 2026 - 0

Co-Founder Embark Studios Tinggalkan Perusahaan Akibat Tuduhan Pelecehan

Co-founder Embark Studios, Rob Runesson, keluar dari studio itu setelah…
March 18, 2026 - 0

Death Stranding 2 Perlihatkan Konten & Fitur Baru Jelang Rilis di PC

Mendekati rilisnya di PC, Death Stranding 2 perlihatkan adanya konten…
March 18, 2026 - 0

Pimpinan Take Two Sebut AI Tak Bisa Ciptakan Game Yang Sukses

Pimpinan Take Two, Strauss Zelnick, menegaskan bahwa AI hanya dapat…
March 18, 2026 - 0

Kreator MindsEye Berpisah Dari Publisher IO Interactive

Publisher IO Interactive resmi mengakhiri kerja samanya dengan Build a…