Review Kingston HyperX Predator DDR4-3000Mhz CL15 16GB Kit (4x4GB)

Reading time:
November 5, 2014
HyperXPredator_3000_05

Meski memori bertipe DDR4 belum terlalu popular, belakangan ini memori kit DDR4 dengan kecepatan tinggi mulai bermunculan. Meski kecepatan DDR4 standar yang ada di kisaran DDR4-2133Mhz CL15 sudah cukup kencang bagi beberapa pengguna, tentunya akan ada saja produsen memori yang menciptakan kit DDR4 dengan rating jauh lebih tinggi. Kingston, salah satu vendor memori yang terkenal dengan seri HyperX-nya memulai debut mereka di DDR4 dengan meluncurkan Kingston HyperX Predator DDR4. Seperti apa performa memorinya? Mari simak lebih dekat!

 

Spesifikasi

HyperX_Pred_DDR4Specs

Kecepatan memori Kingston HyperX Predator DDR4 berkisar dari DDR4-2133Mhz hingga ke DDR4-3000. Yang datang ke lab kami adalah versi tertingginya saat ini, yakni Kingston HyperX Predator DDR4-3000 CL15. Berikut spesifikasi lengkapnya, seperti yang dikutip dari website Kingston: (Sebagai tambahan, Kingston juga memberikan sebuah datasheet dan juga product brochure yang memiliki informasi spesifikasi lebih lengkap)

  • Part Number: HX430C15PB2K4/16
  • Capacity: 16 GB, Kit of 4 (one module 4GB each – 4 x4GB)
  • Voltage: 1.2V – 1.35V
  • Dimensions: 133.35mm x 55mm
  • Compatible with X99 Chipset, XMP Profile 2.o
  • SPD Speed: DDR4-2133Mhz
  • SPD Timing: 15-15-15 (CAS-tRCD-tRP)
  • SPD Voltage: 1.2V
  • XMP Profile 1: DDR4-3000, CL15-16-16(CAS-tRCD-tRP), 1.35V
  • XMP Profile 2: DDR4-2666, CL14-14-14(CAS-tRCD-tRP), 1.35V

Dengan kecepatan DDR4-3000, HyperX Predator DDR4-3000 bisa dibilang merupakan DDR4 dengan kecepatan yang cukup tinggi.

 

Gallery

Dan berikut ini tampilan fisik dari HyperX Predator DDR4-3000:

Package

HyperXPredator_3000_09 HyperXPredator_3000_08

Kingston HyperX Predator DDR4 datang dengan sebuah kemasan blister pack sederhana, tanpa sebuah boks yang terlalu fancy.

The Modules

HyperXPredator_3000_10 HyperXPredator_3000_11 HyperXPredator_3000_12 HyperXPredator_3000_16 HyperXPredator_3000_15

Karena merupakan kit yang disiapkan untuk konfigurasi quad-channel pada platform X99, HyperX Predator datang sebagai sebuah quad-channel kit berisi 4(empat) modul RAM. Tiap-tiap modul RAM HperX Predator dibalut sebuah heatspreader hitam yang membuat penampilannya terlihat elegan sekaligus ‘garang’.

Catatan: Pada early sample DDR4 yang kami terima ini, labelnya menyatakan penggunaan voltase 1.5V. Kingston me-rating ulang memori HyperX Predator DDR4 mereka dengan voltase 1.35V, jadi pada model yang akan anda temui di pasaran nanti, semuanya akan berjalan pada 1.35V.

 

Perbandingan dengan HyperX Predator DDR3

HyperXPredator_3000_13 HyperXPredator_3000_14

Dibandingkan dengan HyperX Predator DDR3, HyperX Predator DDR4 memiliki bentuk dan dimensi heatspreader yang identik, hanya berbeda di warna saja.

 

Dipasang pada testbed

HyperXPredator_3000_02

 

HyperXPredator_3000_04 HyperXPredator_3000_07

Satu yang perlu diperhatikan dari HyperX Predator, adalah tinggi modul memorinya yang mencapai 55mm. Dengan tinggi tersebut, akan ada beberapa heatsink yang mungkin ‘bentrok’ dengannya. Kebetulan sekali heatsink pada testbed kami, Noctua NH-U14S, memiliki ukuran cukup ramping sehingga tidak ada bagian HSF yang bertabrakan dengan modul memori.

 

 

XMP (Xtreme Memory Profile)

Dulu, para user harus men-setting RAM mereka secara manual, dari mulai frekuensi kerja RAM, latency(timing), dan juga voltage. Namun, dengan makin berkembangnya teknologi, para produsen hardware membuat proses setting ini menjadi lebih mudah dengan memperkenalkan teknologi XMP (Xtreme Memory Profile). Dengan menggunakan platform dan memori yang mendukung XMP, user dapat menjalankan memori mereka dengan speed, timing dan voltage yang ditentukan produsen dengan hanya me-load XMP ini di BIOS motherboard yang digunakan. Pada XMP 2.0 yang digunakan kebanyakan memori DDR4, pengaturan BCLK lewat profil XMP juga sudah dimungkinkan untuk menembus limitasi setting DDR4-2666 yang ada di BCLK 100Mhz.

HyperX Predator DDR4-3000 memiliki 2(dua) profil XMP, yang satu pada kecepatan DDR4-3000, dan yang satunya lagi ada pada kecepatan DDR4-2666. Berikut detail dari setting timing pada profil XMP yang dimilikinya:

XMP Profile 1, DDR4-3000, CL15-16-16(CAS-tRCD-tRP), 1.35V

XMP XMP1_Timing

 

XMP Profile 2, DDR4-2666, CL14-14-14(CAS-tRCD-tRP), 1.35V

XMP2 XMP2_Timing

 

Catatan Tambahan – Voltase setting 1.35V

ManualVolt

Seperti yang sudah kami jelaskan di atas, Memori HyperX Predator yang datang ke lab kami adalah sebuah early sample, yang masih di-rating dengan VDimm 1.5V. Sekarang, Kingston me-rating ulang HyperX Predator mereka pada 1.35V. Untuk membuktikan bahwa voltase tersebut dapat menjalankan DDR4-3000 dengan stabil, semua pengujian XMP pada review ini dilakukan dengan voltase diset manual ke 1.35V (kecuali pengujian OC bagian Timing).

 

 

 

Ruang Lingkup Pengujian

Menguji perangkat memori melibatkan cukup banyak variabel, mulai dari frekuensi,timing, kompatibilitas, dan lain sebagainya. Namun, fokus dari semua pengujian memori yang dilakukan oleh JagatReview adalah ‘out-of-the-box performance & stability’. Jadi ruang lingkup pengujian memori yang kami lakukan terbatas pada :

  1. Performa XMP dari memori yang disertakan produsen pada berbagai aplikasi(sintetik dan real-life)
  2. Sedikit uji OC/tweaking (jika memungkinkan)

Pengujian overclockability pada setiap modul memori yang kami terima bisa dianggap sebagai BONUS, bukan pengujian utama, sebab modul memori yang sama dan dijual dalam satu paket sekalipun bisa memiliki overclockability dan/atau profil timing yang berbeda. Perlu diingat juga bahwa overclockability dari sebuah modul memori tidak hanya ditentukan oleh kapabilitas modul memori nya saja, dan kadang bergantung pada:

  • Kualitas IMC (Integrated memory controller) yang ada pada suatu CPU tertentu, yang kadang berbeda
  • Kompatibilitas suatu memori terhadap tipe Motherboard tertentu

Jadi, tingkat overclocking yang kami dapat pada setiap pengujian kami bisa jadi berbeda dengan apa yang Anda dapatkan karena variabel-variabel yang kami sebut diatas.

 

Testbed

Berikut ini platform yang digunakan untuk pengujian DDR4:

HyperXPredator_3000_03
  • Prosesor: Intel Core i7-5820K ‘Haswell-E’
  • Motherboard: ASUS Rampage V Extreme
  • VGA: NVIDIA GeForce GTX 680
  • SSD: Kingston HyperX 3K 120GB
  • PSU: Corsair AX 850 Watt
  • CPU Cooler: Noctua NH-U14S
  • OS: Windows 7 x64 SP1 Ultimate

 

Daftar Isi

Halaman 1(halaman ini): Overview, Specs, Ruang Lingkup Pengujian

Halaman 2: Setting Testbed, Performance Test

Halaman 3: Overclocking/Tweaking

Halaman 4: Kesimpulan

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

February 6, 2026 - 0

Review Acer Nitro V 16S AI: Gaming Kenceng, Nyari Duit Kenceng, Harga Lebih Terjangkau!

Ini adalah Laptop High Performance terbaru dari Acer, yang tak…
February 5, 2026 - 0

Review ASUS ExpertBook P3 Setelah 100 Hari: Tetap “Gres” Seperti Baru?

Laptop Bisnis ini tidak rusak meskipun diinjak, disiram, ataupun dijatuhkan.…
January 22, 2026 - 0

Mengenal Seri Laptop HP OmniBook: Apa itu OmniBook? Kemana Spectre, Envy dan Pavilion?

Laptop-laptop yang akan kami bahas kali ini adalah laptop thin…

Gaming

February 13, 2026 - 0

God of War Trilogy Remake Sedang Dalam Pengembangan

State of Play February 2026 umumkan God of War Trilogy…
February 13, 2026 - 0

Konami Reveal Castlevania: Belmont’s Curse, Kembali ke 2.5D Side Scrolling

Setelah sekian lamanya franchise ini tidak rilis game baru, akhirnya…
February 13, 2026 - 0

God of War Sons of Sparta Rilis Mendadak Setelah State of Play February 2026

God of War Sons of Sparta yang selama ini hanya…
February 13, 2026 - 0

Gameplay Silent Hill: Townfall Diperlihatkan Untuk Pertama Kalinya

Setelah bungkam semenjak diumumkan pada 2022, Konami akhirnya perlihatkan gameplay…