US Navy Berhasil Uji Coba Senjata Laser di Kapal Perang

Author
Ozal
Reading time:
December 14, 2014

Amerika Serikat sudah bersiap-siap memasuki era perssenjataan futuristik yang sebelumnya hanya hadir di film sains fiksi saja. Angkatan Laut AS (US Navy) telah berhasil melakukan uji coba senjata laser yang dipasang di salah satu kapal perang mereka, USS Ponce.

laser 2

Dalam sebuah ujicoba yang digelar di Teluk Perisa pada pekan ini, senjata laser tesebut berhasil menembak sebuah target yang dipasang di atas perahu kecil dan bahkan menjatuhkan sebuah drone yang sedang terbang.

Tembakan senjata laser ini tidak terlihat. Tidak ada warna khusus sama sekali saat laser melintas di udara dan dengan cepat menuju target. Office of Naval Research (ONR), lembaga yang mengembangkan senjata tersebut, menyebutnya sebagai “energy-beam” atau sinar energi.

Sistem navigasi senjata laser ini sendiri dioperasikan melalui sebuah kontroler yang bentuknya mirip stik konsol video game. Terdapat beberapa layar yang terhubung pada kamera senjata guna melihat target. Operatornya ialah seorang kapten kapal. Sebab, hanya kapten kapal yang diberikan otoritas menggunakan senjata laser ini.

laser

Christoper Harmer, seorang analis senior di US Navy mengatakan, dikutip dari ArsTechnica, senjata laser tidak sekuat senjata konvensional lainnya yang terpasang di kapal USS Ponce. Namun menurutnya, sinar energi dapat menyebabkan gangguan kimia dan fisik pada bagian struktural target.

Kelebihan lainnya dalam hal efisiensi. Sistem laser pada senjata ini dapat menembak banyak target yang bergerak di udara, laut, maupun darat tanpa perlu melakukan ‘reload’ amunisi, selama terdapat power supply. Biaya per tembakannya pun hanya US$ 0,59.

US Navy telah menghabiskan dana lebih dari US$ 40 juta dan waktu selama tujuh tahun, mengembangkan senjata tersebut. Salah satu tujuan dibuatnya senjata laser ialah melindungi kapal dari serangan drone, helikopter, dan perahu-perahu kecil.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

July 29, 2026 - 0

Review Lenovo Yoga Slim 7i Ultra Aura Edition (14IPH11): Laptop Mewah Idaman Kami!

“Laptop Premium Idaman” itu harusnya kaya gini nih! Desainnya cantik,…
July 22, 2026 - 0

Review Zyrex D-Tech: Rp 6 Jutaan, AMD Ryzen Quad-Core, Bisa Upgrade, Tapi…

Harga RAM naik, harga SSD naik, harga Laptop ikut naik.…
July 20, 2026 - 0

Review Axioo Hype AMD X1: Terjangkau, Kencang, & Aman Kalau Dimaling

“Kalau punya duit 5 jutaan, dapat Laptop seperti apa?” “Bisa…
July 16, 2026 - 0

Review Dell Pro 14 Essential: Dell Bikin Laptop Bisnis Terjangkau? Performanya Gimana?

Dell jualan laptop bisnis terjangkau di Indonesia? Iya, kalian gak…

Gaming

July 31, 2026 - 0

Clair Obscur Versi Switch 2 Sulit Terwujud Akibat Gunakan Unreal Engine 5

Sandfall menyebut Unreal Engine 5 bantu mewujudkan Clair Obscur: Expedition…
July 31, 2026 - 0

Apacer Prediksi Pasokan DRAM Anjlok 70% di 2027 & Naikkan Harga Hardware Gaming

Apacer prediksi pasokan DRAM turun 70% pada 2027 akibat AI,…
July 31, 2026 - 0

Doom Kini Bisa Dimainkan di Commodore 64

DOOM berhasil dijalankan di Commodore 64, memperpanjang daftar perangkat tak…
July 31, 2026 - 0

Microsoft Masih Rugi di Setiap Xbox yang Terjual, Bahkan Setelah Naik Harga

Microsoft dikabarkan masih merugi pada setiap Xbox yang terjual meski…